MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK TEGUH TANGGAP SEMEDI CALEG DPRD KOTA SURAKARTA, MELALUI PARTAI GERINDRA

detikcyber.com, SOLO – Pria yang dikenal ramah dan humoris ini tak lain Teguh Tanggap Semedi BA merupakan putra daerah Solo asli. Lahir di Solo dan menamatkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Publistik Jakarta pada tahun 1982. Teguh sapaan akrabnya ini, merupakan sosok yang supel ini, segudang karir pekerjaanya, pernah dialaminya. Dari bekerja di PT Multi Media hingga menjadi kontraktor pernah dilakoninya.

Selain itu menggeluti di bidang organisasi juga merupakan hobinya, pengalaman dibidang keorganisasian tak diragukan lagi kiprahnya. Sepak terjangnya dimulai menjadi Ketua Badan Mahasiswa (BEM), Sekum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) hingga dipercaya menduduki posisi penting di Partai Gerindra sebagai KetuaPenasehat di Surakarta.

Suseno Koordinator Lapangan Timses Teguh Tanggap Semedi.

Sejak resmi terdaftar sebagai Caleg DPRD Kota Surakarta Dapil Banjarsari 3 nomor urut 4 dari Partai Gerindra, dukungan dan dorongan dari keluarga, sahabat serta relasi dan masyarakat terus mengalir untuk menjadikan sosok Teguh Tanggap Semedi ini menjadi salah satu anggota DPRD Kota Surakarta.

Sementara Teguh Tanggap Semedi (63) saat ditemui di rumahnya di Jl. Srigading IV No 33 Rt 02 Rw 11 Kelurahan Mangkubumen Kecamatan Banjarsari Solo(28/11/18), terkait dirinya terjun ke dunia politik mengatakan, berpolitik bagi saya itu penting karena

Adi Pujianto salah satu Relawan Timses Teguh Tanggap Semedi.

politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kesuksesan secara konstitusional maupun inkonstitusional. Yang bertujuan membangun suatu Negara adil makmur tentram raharjo loh jinawi, murah sandang dan pangan,’ ucapnya.

Selain itu politik adalah suatu sistem untuk mengatur ketatanegaraan dalam kehidupan bermasyarakat dan untuk mewujudkan kebaikan bersama mayarakat. Meski ada pendapat orang bahwa politik itu kejam, pandangan itu merupakan stigma yang salah kaprah,” kata Teguh yang sudah berpolitik sejak th 1982 lalu.

Joko Sutarnoto salah satu tokoh masyarakat.

Teguh yang sempat kandas meski 2 kali gagal maju sebagai caleg ini, pencalonan  sebagai legislatif di DPRD Kota Surakarta Dapil Banjarsari 3 nomor urut 4 melalui Partai Gerindra kali ini merupakan yang ke tiga. Namun sosok yang gemar nasi pecel ini tetap optimis ingin mendulang suara di daerahnya dan berharap terpilih untuk bisa mewakili masyarakat di Dapil 3 di Kelurahan Banjarsari Kecamatan Mangkubumen tempat berdomosili sekarang untuk duduk sebagai anggota dewan di DPRD Kota Surakarta,” tegasnya.

Mendapat Dapil 3 Banjarsari yang meliputi 11 Kelurahan diantaranya, Kelurahan Manahan, Sumber, Gilingan, Keprabon, Ketelan, Banyuanyar, Nusukan, Kadipiro, Kestalan, Stabelan, Timuran dan Kelurahan Mangkubumen, Teguh optimis bisa meraih suara maksimal karena didukung oleh sejumlah relawan dan pemilih yang militan. Berupaya keras dan membuktikan Partai Gerindra lebih baik dari yang lainnya, dan Gerindra merupakan milik rakyat, “ tandasnya.

Karena saat ini banyak Partai yang anti Klimak dan mulai luntur, pasalnya tidak

Sosok Teguh Tanggap Semedi (dua dari kiri) yang agamis saat Ziarah ke Walitullah Hasan Munadi dan Hasan Dipuro.

selamanya kejayaan itu didapatkan selamanya, namun sewaktu-waktu akan jatuh pula. Begitu juga seseorang tidak selamanya akan mengalami kesengsaraan, kegagalan pasti suatu saat akan mencapai keberhasilan,” ucapnya diplomatis.

Tak lupa dalam kesempatan ini, Teguh Tanggap Semedi Mohon Doa Restu dan Dukungannya dalam pencalegan di DPRD Kota Surakarta Dapil Banjarsari 3 No Urut 4 melalui Partai Gerindra,” pesannya.

Ditempat yang sama Suseno (47), merupakan

Teguh Tanggap Semedi (tiga dari kiri) bersama pendukung solidnya.

Koordinator lapangan (Korlap) relawan Wilayah Kelurahan Gilingan, alasan menjadi tim sukses Teguh Tanggap Semedi, karena sosoknya baik dan tidak pandang bulu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,,” jelasnya.

Selain itu, harapan kedepan dan targetnya sebagai Korlap, bisa mengakses suara semaksimal mungkin agar Teguh Tanggap Semedi bisa duduk di kursi DPRD Kota Surakarta pada Pileg 2019 mendatang,” pungkasnya.

Para pendukung Teguh Tanggap Semedi (menggunakan Kacamata) siap menghantar menjadi anggota DPRD Kota Surakarta.

Hal senada juga disampaikan oleh Andi Pujianto (43) kapasitasnya sebagai relawan Teguh Tanggap Semedi untuk wilayah Gilingan menyampaikan, dirinya yang berangkat dari komunitas burung meyakini bahwa Teguh Tanggap Semedi bisa menjadi anggota DPRD Kota Surakarta. Pasalnya, hingga saat sekarang kantong-kantong suara yang dimilikinya masih solid untuk mendulang suara terkait pencalonan Teguh Tanggap Semedi di wilayah Gilingan,” terangnya.

Disinggung terkjait sosok Teguh Tanggap Semedi

Teguh Tanggap Semedi (Baju Batik)  sering bersosialisasi terhadap konstituennya.

menurutnya, sosok Teguh ini merupakan sosok yang baik dan kebapakan serta familier senang membantu masyarakat dalam segala hal. Harapannya, jika nanti Teguh menjadi anggota DPRD Kota Surakarta, agar tidak berubah dan selalu tanggap apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan dari konstituantenya khususnya dan pada masyarakat kota Surakarta pada umumnya,” pungkasnya.

Terpisah salah satu tokoh masyarakat di kampung halaman Teguh Tanggap Semedi Caleg

Teguh Tanggap Semedi (Baju kotak-kotak)  saat berada ditengah-tengah masyarakat mengadakan lomba pancingan.

DPRD Kota Surakarta, Joko Sutarnoto mengamini apa yang menjadi target teman akrabnya itu. Noto sebutan akrabnya menyampaikan, semoga sohibnya itu bisa menjadi pencerahan bagi masyarakat kota Surakarta jika menjadi anggota DPRD kelak. Karena memang Teguh sudah saatnya menjadi anggota DPRD Kota Surakarta jika menilik pribadinya yang soleh dan merakyat,” harapnya. (Bo53) )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Exiting Little Pharma | VHS MIDNIGHT STYLE | Cyber Dream Records where can u buy steroids can you really buy anabolic steroids online, buy dianabol blue hearts uk - heroes past and present HSA warns about 2 'health' products that contain steroids, dangerous steroids usa online 'pharma bro' martin shkreli denied release from prison to work on coronavirus cure