Usai Berkencan, Korban Dibunuh Pelaku dan Dibakar

detikcyber.com, Blora – Seorang gadis yang bekerja sebagai caddy golf  ditemukan mayatnya di pinggir jalan raya Kundungan-Todanan Sendang Wates Kabupaten Blora. Belakangan diketahui identitas korban adalah Ferin Diah Anjani (21), merupakan warga Perum PGRI Sendang Mulyo Tembalang Semarang yang dibunuh oleh Manajer Hotel dengan cara dibakar lalu dibuang di pinggir jalan hutan di Blora.Pelaku tak lain adalah Kristiyan Ari Wibowo (32), warga Perum Dolog Tlogosari Wetan Semarang.

Peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Selasa (31/7) lalu itu bermula dari pelaku yang berkenalan dengan korban melalui Instagram mengajak bertemu dan berkencan di sebuah hotel di kawasan Gombel Semarang.

Usai berkencan, timbul hasrat pelaku untuk menguasai perhiasan yang dikenakan korban yang akhirnya memicu pelaku untuk membunuh korban yang diawali dengan cara membekap muka korban dengan bantal.

Melihat kondisinya sudah tak sadar, korban kemudian dimasukkan pelaku di mobilnya dan dibuang di pinggir jalan raya Kundungan-Todanan Sendang Wates Kabupaten Blora, pada Rabu (1/8) dini hari. Untuk membuang identitas korban, pelaku membakar seluruh tubuh korban”, ungkap Kapolres Blora AKBP Saptono SIK MM yang memimpin langsung penangkapan pelaku.

Penangkapan pelaku dilakukan kurang dari 24 jam setelah identitas korban terungkap pada Senin (6/8) kemarin. Melihat mayat korban yang hangus, Polisi melakukan tes DNA yang kemudian dicocokkan dengan sejumlah warga yang melaporkan kehilangan anggota.

Selain DNA, Polisi juga mendapatkan kepastian identitas korban dari anting atau giwang yang masih melekat di mayat korban yang akhirnya diakui sebagai milik korban oleh keluarganya.

Kami pun mendapatkan hasil, yang masih ditambah dengan keberadaan anting yang masih melekat di mayat yang diakui keluarga sebagai milik korban. Dari sinilah akhirnya kita kembangkan penyelidikan dan dapat mengetahui identitas pelakunya,” terang Saptono.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku ternyata juga melakukan aksi pembunuhan dengan modus yang sama yakni membakar korbannya pada tahun 2011, dimana lokasi pembuangan mayat korban juga di Blora. Kini Polisi terus mendalami adanya kemungkinan korban-korban lain dari pelaku,” pungkas Kapolres Blora AKBP Saptono. (Ngari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *