SAFARI TARLING MEMBANGUN TALI SILATURRAHMI ANTARA UMARO, ULAMA, MASYARAKAT
SAFARI TARLING MEMBANGUN TALI SILATURRAHMI ANTARA UMARO, ULAMA, MASYARAKAT

detikcyber.com, Kajen – Mengawali safari Taraweh Keliling (Tarling) Ramadhon Tahun 2019  Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi bersama Forkompimda dan Kepala OPD melaksanakan kegiatan di Masjid At-Taqwa Desa Srinahan Kecamatan Kesesi, Jumat (10/5/2019)

Pada kesempatan ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengajak masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menjaga persatuan dan silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat. “tujuan kegiatan ini selain untuk sholat berjamaah juga untuk merekatkan tali silaturahmi, saling melengkapi , dan memahami tugas masing-masing” terangnya.

Menurut Bupati ada 2 (dua) golongan orang yang apabila melakukan kebaikan maka masyarakatnya akan ikut baik.  Begitupun sebaliknya apabila 2 (dua) golongan ini berbuat buruk maka masyarakatnyapun sama. ” Ke 2 (dua) golongan itu adalah Ulama dan Umaro atau pemimpin” Tegas Bupati.

Oleh karena itu kegiatan kali ini bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan sebagai bentuk dari tugas pemerintah dalam rangka mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat.

Kesejahteraan masyarakat diwujudkan dengan cara Pemerintah bekerjasama dengan para Ulama supaya ulama dapat memimpin dan mengarahkan masyarakat agar menjalani kehidupan sesuai dengan syariat sehingga dapat selamat dunia dan akhirat.

” Kita berharap kepada Ulama agar dapat memimpin masyarakat supaya kehidupan masyarakat dapat lebih terarah dan menjalankan kehidupan penuh optimisme yang sesuai dengan syariat Islam” Tandasnya.

Bupati juga menyampaikan harapannya di bulan suci ramadhan ini semoga kabupaten Pekalongan bisa menjadi lebih baik lagi.

Pada kesempatan ini, diserahkan bantuan untuk pembangunan fisik masjid sebanyak 100 juta rupiah untuk Masjid At-Taqwa Desa Srinahan Dan Masjid At Taubah Dukuh Semampir Desa Kesesi Kecamatan Kesesi. Selain itu juga diberikan bantuan kepada fakir miskin berupa 50 paket sembako, dan bantuan pendidikan kepada siswa SD sebanyak 450 ribu, siswa SMP 750 ribu dan siswa SMA sebanyak 1 juta rupiah.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki bulan puasa banyak terjadi tindak pidana pencurian baik sepeda motor ataupun pencurian rumah saat tarawih. kita himbau kepada masyarakat yang menjalankan shalat tarawih untuk memastikan rumah dikunci dan aman saat ditinggal, terangnya.

Menurut Wawan, di tahun 2019 ini banyak terjadi kasus bunuh diri, untuk itu pihaknya meminta masyarakat agar meningkatkan komunikasi, dengan seperti itu akan tahu persoalan yang dihadapi sehingga diharapkan bisa memberi solusi. kita juga antisipasi keributan antar kampung yang biasa terjadi jelang idul fitri yang pemicu utamanya kebanyakan pemuda yang merantau dan pulang ke kampung asal, kata Kapolres.

Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menututkan, bahwa kondisi paska Pilpres dan Pileg di Kabupaten Pekalongan masih aman dan kondusif, dirinya berharap kondisi ini berlangsung hingga pasca penetapan resmi dari KPU tangga 22 Mei mendatang. kami harap masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh Hoax yang disebarkan oleh media yang tidak bertanggungjawab, dan tetap menjaga kerukunan, kedamaian sehingga pembangunan akan terus berjalan, harapnya.

Dalam rangka untuk mensosialisasikan program-program Pemerintah, Bupati Pekalongan beserta Forkopimda melakukan safari tarawih keliling (tarling) ke sejumlah daerah selama bulan Ramadhan 1440H.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan kembali menggelar tarawih keliling (Tarling). Untuk kali kedua ini tarling diselenggarakan di Masjid Al Hikmah Adi Wukir, Desa Randusari, Kecamatan Doro, Selasa (14/05/2019).

Tarling yang kedua ini dihadiri oleh Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto,S.IP.,MMS, Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi, Wakil Ketua DPRD H. Ahmad Khozin, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan Drs. H. Suwoto, SH, MH., perwakilan Kejaksaan Negeri Kajen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kajen KH. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag, Kasi Datun Kejaksaan Kabupaten Pekalongan Juwari, SH., para Asisten Sekda beserta para Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Camat beserta Muspika Kecamatan Doro dan Kades Randusari beserta perangkatnya.

Dalam sambutannya Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menyampaikan bahwa proses rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 masih berlangsung secara nasional. Masyarakat Kabupaten Pekalongan pun dihimbau untuk menunggu hasil resmi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Bupati menghimbau agar masyarakat tidak terhasut dengan berita hoax atau bohong dan ujaran kebencian. Pihaknya tak menampik provokasi yang muncul dari ujaran kebencian dan berita bohong bisa menimbulkan perpecahan antar golongan masyarakat.

“Kita jangan sampai terprovokasi. Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan masih aman dan kondusif. Masyarakat harus tetap sabar, bersatu dan rukun. Tunggu hasil Pemilu,” katanya.

Menurut Bupati, tarawih keliling bersama tiga pilar ini tujuannya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan mensosialisasikan program-program pemerintah. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai modal dasar kita untuk menjadi yang lebih baik pasca pemilu 2019.

“Tiga pilar itu diantaranya Eksekutif, Legislatif, Yudikatif. Eksekutif ada dari kami, Kodim, dan Polres. Kemudian dari Legislatif di wakili oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, dan dari Yudikatif dari Ketua Pengadilan Agama. Semuanya memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang tugas pokok masing-masing dan ingin memperkuat kembali tali persaudaraan pasca Pemilu 2019,”ungkapnya.

Bupati Asip mengungkapkan dalam tarling kedua ini Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan menyerahkan berbagai bantuan diantaranya dana pendidikan, puluhan paket sembako, dan dana hibah untuk masjid. Kemudian yang paling penting yaitu kondisi sosial masyarakatan di Kabupaten Pekalongan yang secara umum aman dan kondusif.

“Dana hibah berjumlah Rp 80 juta, kemudian bantuan 50 paket sembako yang diserahkan kepada fakir miskin dan bantuan pendidikan untuk SD sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA Rp 1 juta. Aman dan kondusifnya masyarakat di Kabupaten Pekalongan berkat kerjasama seluruh pihak pemangku kepentingan dan ini harus dijaga terus sambil kita mensosialisasikan agar masyarakat tidak termakan oleh berita hoax,”jelasnya.  ( LELES 25 )

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Exiting Little Pharma | VHS MIDNIGHT STYLE | Cyber Dream Records where can u buy steroids can you really buy anabolic steroids online, buy dianabol blue hearts uk - heroes past and present HSA warns about 2 'health' products that contain steroids, dangerous steroids usa online 'pharma bro' martin shkreli denied release from prison to work on coronavirus cure