Tersangka Surat KPK Palsu, Laporkan Staf PUPR dan Anak Kontraktor Blitar

detikcyber.com, BLITAR –Pasca melakukan aksi demo dalam rangka hari anti korupsi internasional di depan Mapolres Blitar, masa tersebut bersama-sama mengantar Ketua KRPK Mohammad Trijanto, untuk diperiksa penyidik statusnya sebagai tersangka soal dugaan pelanggaran UU ITE.

M Trijanto usai melaporkan ke Polres Blitar dan menunjukkan bukti  surat laporan. (Foto by Anton)

Bersamaan itu pula M Triyanto yang dituduh sebagai pelaku penyebar surat palsu KPK secara resmi juga melaporkan dua orang merupakan warga Blitar terkait pelaku pembuat surat panggilan palsu KPK yang ditujukan kepada staf PUPR dan Bupati Blitar, Senin (10/11/18).

Trijanto melaporkan saudara Tion selaku staf PUPR dan Yosi, yang merupakan anak salah seorang kontraktor besar di Blitar yang diterima Kasat Intel Polres Blitar. Trijanto menyebut, kedua orang tersebut lebih dulu mengetahui adanya surat panggilan KPK yang belakangan ternyata palsu. Bahkan kedua orang itu yang memberi tahu saya, kemudian baru saya unggah di medsos,” terang Trijanto usai orasi di depan Mapolres Blitar, Senin (10/12/2018).

Dijelaskan Trijanto, selain memberitahukan kepadanya, sebelumnya Yosi juga telah memberitahukan surat panggilan palsu KPK itu ke tiga wartawan di Blitar. Nama Yosi sendiri diketahui telah dipanggil penyidik sebagai saksi untuk penyebaran dan pembuat surat palsu KPK.

Adanya melaporkan kedua orang yang tahu terlebih dulu soal surat itu, untuk men dorong polisi agar membongkar lebih jauh lagi tentang kasus ini. Dari mana asal muasal mendapat surat itu, padahal Bupati Blitar dan PUPR belum menerima suratnya,” tegas Trijanto.

Karena Trijanto sebelumnya ditemui Staf PUPR Kabupaten Blitar,yaitu Tion yang saat itu mengeluh mendapat surat panggilan pemeriksaan dari KPK pada Rabu (10/10/2018). Disisi lain  Yosi, mengirimkan foto sampul surat palsu KPK melalui WA yang diterima Trijanto pada Kamis (11/11/2018). Kemudian sehari sesudahnya pada Jumat (12/10/2018), Trijanto mengunggah foto sampul surat palsu KPK itu di akun medsos miliknya.

Trijanto mengaku juga telah mengirim surat ke jubir kepresidenan dan ke Kapolri, meminta untuk segera menindaklanjuti siapa sebenarnya orang yang membuat surat palsu KPK dan dugaan teror bom itu. Pasalnya sudah mencatut nama institusi KPK dan Undang undang Terorisme,” pungkasnya.  (Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *