Ingin Punya Ponsel, Jukir Ditangkap Polisi Saat Mencuri

detikcyber.com, Solo – Juru parkir (jukir) yang kerap mangkal di Toko Emas Jl. dr. Radjiman, Panularan, Laweyan, Solo, kini berurusan dengan yang berwajib. Pasalnya, jukir bernama Teguh Wibowo, (39) ini ditangkap Polisi lantaran mencuri ponsel.

Ketika itu, Teguh tak mengira aksinya mencuri telepon seluler (ponsel) yang tertinggal di dashbord motor pelanggan parkir pada Senin (13/8/2018) bakal ketahuan oleh Polisi.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli (baju kotak kotak ) saat gelar kasus

Dia sebenarnya sudah lolos dan berhasil membawa ponsel curian itu pulang ke rumahnya. Namun, dia tak sadar aksinya di lokasi parkir itu terekam kamera CCTV. Namun Ia pun juga tak bisa mengelak ketika aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Surakarta untuk menangkapnya pada Jumat (17/8/2018).

Kepada wartawan saat gelar kasus di Mapolres Surakarta, Sabtu (18/8/2018), Teguh mengaku nekat mencuri lantaran ingin memiliki ponsel. Saat melihat ada ponsel milik pelanggan parkir tertinggal di dashbord motor dia langsung cepat mengambilnya. Teguh mengaku langsung mengambil ponsel tersebut dan segera mematikannya lalu memasukkan ke saku celana. Tak lama kemudian pemiliknya kembali ke parkiran mencari ponselnya.

“Saya pura-pura tidak mengetahui keberadaan ponsel itu. Kemudian ikut membantu mencari ponsel di kawasan lokasi parkir motor. Agung sempat menghubungi ponselnya dengan ponsel milik istrinya. Namun, tidak aktif karena sudah dimatikan,” kata dia.

Sesampainya di rumah, lanjut dia, ponsel Samsung diaktifkan untuk digunakan sendiri. Namun, ponsel dikunci dengan password oleh pemiliknya sehingga tidak bisa digunakan.

Korban bernama Agung Budiyanto, (33), merupakan warga Dukuh Wonorejo Lor, RT 001/RW 016, Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar menerangkan dirinya datang ke toko emas pada 13 Agustus pukul 16.30 WIB bersama istrinya naik sepeda motor Honda Beat. Istrinya masuk ke dalam toko. Sementara Agung berjalan kaki untuk membeli rokok di warung yang letaknya seberang jalan.

Menurut Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli, mengatakan Teguh ditangkap setelah polisi melihat hasil rekaman kamera CCTV di toko emas. Kemudian, polisi menangkap Teguh bersama barang bukti ponsel Merk Samsung di rumahnya di Dukuh Pencil, RT 004/RW 009, Desa Bendo, Pedan, Klaten. Atas perbuatannya, tersangka Kami jerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan acaman hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya. (Tik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *