Kades Diburu Diduga Terlibat Aksi Bakar Malmot

detikcyber.com, Probolinggo – Samhadi (40) alias Essam, maling motor yang tertangkap basah mencuri Honda Revo milik warga dan dibakar berbuntut panjang. Pasalnya,  di balik aksi main hakim sendiri terhadap pelaku curanmor itu, terdapat sesorang yang terlibat dan kini dipanggil polisi.

Tak lain adalah seseorang yang berinisial S Kades Tlogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo,. Dia disinyalir memiliki peran penting saat terjadi amuk massa maling yang juga dibakar hidup-hidup.

AKBP Fadly Samad Kapolres Probolinggo mengaku saat amuk massa dan pembakaran maling motor tersebut, saat itu Kades Tlogosari ada di lokasi dan melihat langsung peristiwa berdarah itu.Namun Kapolres enggan menyebut secara pasti apakah Kades Tlogosari sengaja membiarkan peristiwa sadis itu terjadi atau menjadi otak di belakangnya.

” Kita telah lakukan pemanggilan Sabtu (11/8/2018) karena menurut informasi, lanjut  Kapolres, saat maling motor diarak warga, Kades Tlogosari turut mengawal aksi warga sambil menenteng senapan angin. “Jadi Kepala Desa Tlogosari berdasarkan informasi yang kita dapat, ada di antara warganya. Dia bahkan mempersenjatai dirinya dengan senapan angin, sebagai antisipasi pelaku kabur,” Dan diakui warga, itu milik kadesnya,” jelas Kapolres AKBP Fadly Samad.

Atas kejadian tersebut, polisi menangkap tujuh terduga pelaku aksi main hakim sendiri yang dilakukan terhadap warga bernama Samhadi alias Essam (40), merupakan warga Dusun Paleran, Desa Andung Sari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Pelaku diduga merupakan maling motor yang tertangkap basah saat mencuri Honda Revo milik warga setempat, Butran (59) pada tanggal 9 Juli 2018 lalu.

Kemudian dihajar menggunakan kayu dan batu, serta diarak ke tengah jalan Desa Tlogosari juga dibakar hidup-hidup oleh warga.

“Yang jelas, selama proses penyelidikan kasus ini. Kita amankan salah satunya senapan angin, dengan kaliber peluru cukup besar. (Rein)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *