Ingin Bertemu Ibunda Jokowi, Pendemo PT RUM Dihadang Polisi

detikcyber.com, Sukoharjo – Komunitas dari terdakwa kasus perusakan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo lagi menggelar aksi demo. Untuk kali ini mereka berjalan kaki menuju kediaman ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

Pendemo membawa surat berisi curahan hati, ingin berkeluh kesah kepada ibunda Jokowi. Selanjutnya, pesan tersebut agar disampaikan kepada Jokowi. “Dengan harapan ke tujuh orang yang ditangkap polisi dapat dibebaskan dari semua dakwaan,” demikian dikatakan koordinator aksi, Ari Suwarno saat berorasi di sela-sela aksi, Senin (30/7/2018).

Aksi demo dimulai dari PT RUM sekitar pukul 10.00 WIB. Massa membawa poster bertuliskan ‘Silaturahmi untuk Keadilan’. Berhenti di depan Polsek Grogol, Sukoharjo, pukul 15.45 WIB, massa kemudian berorasi. Mereka juga membacakan surat-surat yang ditujukan kepada ibunda Jokowi.

Namun aksi demo dihadang oleh aparat kepolisian. Polisi meminta agar massa berhenti hanya sampai Sukoharjo. Pasalnya, massa tidak mengurus izin demonstrasi sesuai prosedur. Sebaliknya massa nekat melanjutkan aksinyasSampai di perbatasan dengan Kota Surakarta.Namun aparat Polresta Surakarta sudah bersiap untuk menghadangnya.

Setelah melakukan negoisasi,, massa akhirnya menitipkan surat dari keluarga terdakwa agar disampaikan kepada ibunda Jokowi. Massa pun membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB.

Terpisah saat dikonfirmasi Kabag Operasi Polres Sukoharjo, Kompol Teguh Prasetya, mengatakan jika aksi dilakukan di dua daerah dalam satu provinsi, maka surat pemberitahuan herusnya dikirimkan ke Polda.”Ini mau mereka kan aksi di Sukoharjo dan Solo. Harusnya mereka mengirim pemberitahuan ke Polda Jateng, namun prosedur ini tidak dilakukan mereka,” tegas Teguh Prasrtya.

Hal senada juga disampaikan oleh AKBP Arief Joko merupakan Kabag Operasi Polresta Surakarta. Massa belum melakukan perizinan sesuai prosedur.”Tapi dari hasil negoisasi surat (untuk ibunda presiden) sudah kami terima, kita berikan solusi terbaik agar semua bisa menerima,” terangnya. (Rendra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *