DIRENCANAKAN 2,5 MILYAR TAHUN 2022 RUAS JALAN SENGARE – JOLOTIGO TUNTAS

Sesuai  dengan program ‘jalannya halus rejeki mulus’, secara bertahap seluruh jalan yang rusak ( jalan kabupaten ) di kabupaten Pekalongan  akan diperbaiki. Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM saat meresmikan Jalan Ruas Sengare – Jolotigo Kecamatan Talun, Rabu (15/12) siang di desa Sengare Kecamatan Talun. Tampak hadir mendampingi  Bupati  dalam Peresmian Jalan Ruas Sengare-Jolotigo antara lain asisten pembangunan Drs. Ali Riza, M.Si., Kepala DPU TARU Ir. Bambang Irianto, M.Si., PLt Bappeda dan Litbang H. Anis Rosidi, S.Sos., M.Si. yang juga Kepala Dinkominfo, Kepala Dinas Perhubungan Wahyu Kuncoro, ST., M.T., Kepala Bagian Pembangunan H. Abdul Choliq, S.E., M.M.,  Camat Talun Prayitno, Ketua Paguyuban Kades Talun  H. Tarono  ( Kades Kalirejo ) Kepala Desa Sengare Karnadi serta  Tampak hadir  pula perwakilan lurah se kecamatan Talun juga tokoh masyarakat setempat.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq S.E. M.M

Bupati memastikan bahwa pihaknya akan menuntaskan  jalan ruas Sengare-Jolotigo pada tahun 2022 dan rencananya akan dilanjutkan Jolotigo – Kroyakan pada tahun 2023 mendatang.  “ Sengare –  Jolotigo saya tuntaskan  2022, setelah tahun 2022, kita masih ada PR lagi, Jolotigo – Kroyakan di 2023. Berarti nantinya Talun tuntas semuanya.  Ini supaya warga bisa hidup secara layak,” ungkapnya.

Bupati berharap masyarakat  bisa menjaga jalan tersebut  dengan baik. “ Karena jalan ini nilainya hampir 1 M. Insyalloh tahun 2022 saya selesaikan sampai Jolotigo ujung.  Dan di 2023 saya tuntaskan sampai ujung lagi,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan 3 program yang difokuskan yaitu infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. “3 program yang saya fokuskan, pertama, jalannya alus rejeki mulus. Kedua, bagi warga yang tidak punya kartu KISS /BPJS, bisa berobat gratis (Kelas 3) di Puskesmas dan RSUD milik pemerintah kabupaten Pekalongan . Dan Insyaalloh nanti jika PAD /keuangan kita meningkat,  bisa menjangkau lebih baik lagi, “ jelas Bupati Fadia.

Kemudian program ketiga, lanjut Fadia, yakni pendidikan  gratis untuk sekolah negeri. “Dari PAUD sampai SMP negeri, gratis. Tidak boleh ada pungutan apapun dan dikhususkan untuk warga tidak mampu. Dan untuk yang tidak mampu juga akan diberikan bantuan seragam sekolah.  Saya ingin semua anak kabupaten Pekalongan bisa sekolah. Termasuk anak yang putus sekolah,” tambahnya.

Sementara itu Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto, M.Si dalam kesempatan itu mengatakan dalam masa pandemic tidak semua wilayah mendapat alokasi anggaran perbaikan jalan. Namun khusus kecamatan Talun masih dialokasikan lg jalan lanjutan ruas Sengare – Jolotigo.”  Insyaalloh tahun  depan tuntas sampai Jolotigo.Harapan kami supaya tahun 2023 dilanjutkan jolotigo kroyakan,’ ujar Bambang Irianto

 Bambang Irianto juga berharap jalan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Talun masyarakat  desa Sengare.

Dalam peresmian jalan ruas  Sengare – Jolotigo di Desa Sengare Kecamatan  Talun ini juga dimeriahkan dengan tradisi udik udikan.

Pada kesempatan itu Kades Sengare Karnadi meminta agar Pemerintah Kabupaten melebarkan jalan dari Sengare ke Jolotigo karena sempit dan sering terjadi kecelakaan.

Saya berharap agar tahun depan jalan Sengare – Jolotigo dapat dilebarkan sehingga dapat untuk simpangan mobil dan memeperkecil terjadinya kecelakaan ” , harap Kades Sengare. ( L E L E S )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *