Start PTM Tinggal Tekan Tombol, Bupati Masih Tunggu Situasi

detikcyber.com, Karanganyar– Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Karanganyar pada tahun ajaran baru 2021/2022 akan diputuskan dengan melihat perkembangan situasi.

Meskipun persiapan sudah matang dan teknis pelaksanaan sudah diatur sedemikian rupa, namun keputusan tidak akan diambil secara buru-buru dan tergesa gesa.

Hal itu ditegaskan Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ditanya apakah Karanganyar tetap akan melaksanakan PTM, di saat angka kasus Covid-19 melonjak, meledak lagi,

Sekadar tahu, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, kasus positif aktif Covid-19 di Karanganyar per 21 Juni mencapai 907 kasus. Dari jumlah tersebut, 266 orang menjalani rawat inap, sementara 641 orang menjalani isolasi mandiri.

Bupati mengatakan, persiapan PTM sudah dilakukan sejak lama. “Sebenarnya tinggal tekan tombol start saja. Mau PTM, atau belum. Namun untuk tekan tombol start, ya kami lihat perkembangan situasi,” ungkapnya, Senin (21/6).

Jika situasi mendukung, dalam arti kasus Covid-19 menurun dalam beberapa waktu ke depan, tidak menutup kemungkinan PTM akan diberlakukan pada saat tahun ajaran baru dimulai pertengahan Juli mendatang.

“Pertengahan Juli kan masih beberapa lama. Kalau dalam beberapa waktu ke depan, semuanya sehat, kasus menurun, ya tetap diberanikan PTM. Tetap nanti melihat perkembangan situasi,” terangnya

Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk disiplin protokol kesehatan (prokes) dan tidak abai.

“Jika ingin anak-anak masuk sekolah, ya semua harus terlibat. Disiplin. Soal teknis sekolah, kan bisa diatur. Misal separo masuk pagi, separo siang. Tatap muka juga tidak boleh lama-lama, maksimal dua atau tiga jam,” jelasnya.

PTM menurutnya penting, karena itu akan mengembalikan psikologi anak sebagai seorang siswa. “Kembali jadi anak sekolah, setelah selama ini pembelajaran dilakukan secara daring,” tambahnya

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar Purwati sependapat, jika pelaksanaan PTM harus melihat perkembangan situasi terkait kasus Covid-19.

“Harus mencermati perkembangan situasi. Sebab namanya anak-anak kan kadang-kadang belum disiplin prokes. Yang jelas, untuk vaksinasi guru sudah dilakukan. Akhir Juni ini, diharapkan selesai vaksinasi kedua,” katanya.

Kepala SMP Negeri 2 Karanganyar Sri Muladi mengatakan, pelaksanaan PTM akan menunggu instruksi lebih lanjut dari Bupati.

“Yang jelas, sekolah sudah siap. Soal nanti dilaksanakan atau belum, kami menunggu instruksi lebih lanjut,” tuturnya.

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *