PEGIAT MUSIK BLITAR RAYA ADAKAN FLASHMOB BAND TABUH SYAWAL DI DE’KARANGANJAR KOFFIE PLANTAGE

detikcyber.com, BLITAR – Kawasan wisata De’Karanganjar Koffie Plantage yang terletak di Desa Modangan Kecamatan Ngleggok Kabupaten Blitar terlihat lain dari hari hari biasanya, Sabtu (26/5/2021).

Karena tepat di halaman depan De’Karanganjar Koffie Plantage berjejer drum, sound control Bass, Gitar dan sound system, layaknya akan digelar parade drum. Dari backdrop panggung yang terpampang bertuliskan Flashmob Band Se-Blitar Raya dengan tema Tabuh Syawal ada 15 drumer,20 gitaris,10 bassist dan 10 vocalis yang akan bermain bareng membawakan 3 lagu yaitu Bendera (Coklat), Berita Cuaca Boomerang),Enter Sandman (Metalica).

Selain itu juga menampilkan performance dari Zeus band, The Captain, Band Sains,Band Red Black,Band The Deep,Band Gang Boentoe,Band DR B,Band Sweet Friday.

Awalnya kegiatan ini akan diadakan pada tanggal 22 Mei 2021 akan tetapi mengingat kondisi pandemic dan aturan pembatasan kegiatan di kawasan wisata karena COViD 19 hingga baru bisa terselenggara tanggal 26 Mei 2021 setelah melalui proses perijinan yang ketat dari pihak gugus tugas dan kepolisian dengan tetap melakukan protokoler kesehatan.
Berawal dari ide kegiatan di tahun sebelumnya parade drum pada bulan syawal Eko Widarto atau lebih akrab dipanggil Eko Toyek tergerak untuk mengadakan even yang sama.

“ Cerita ari awal dulu sebetulnya acara ini awalnya saya pengen membuat percussion. Jadi flashmob percusi sebenarnya, Cuma saya berfikir kalau perkusi ini kan untuk cari alatnya juga susah. Akhirnya saya berfikir inikan dulunya di Blitar juga ada parade drum akhirnya saya pakai drum itu pas dibulan swayal tanggal 15 kemarin itu renccana awalnya.

Ternyata ada SKSE dari Bupati kalau wisata tutup.Akhirnya cancel ditanggal 22 dari situ berfikir untuk membuat flashmob band aja, jadi yang main ini teman teman pegiat music se Blitar raya,” Jelas Eko Toyek.

Acara dimulai di siang hari pukul 13.00 dan selesai pukul 17.00 Wib dibuka dengan main bareng 15 drumer,20 gitaris,10 bassist dan 10 vocalis membawakan 3 lagu yaitu Bendera (Coklat),Berita Cuaca Boomerang), Enter Sandman (Metalica). Lalu disusul dengan performance dari Zeus band, The Captain, Band Sains,Band Red Black,Band The Deep,Band Gang Boentoe,Band DR B,Band Sweet Friday.

Acara ini memang tidak ditonton oleh khalayak ramai karena memang suasana pandemic dan pembatasan kegiatan dengan tetap protokol kesehatan 5 M.

Terselenggaranya Kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak seperti dari Lapis Kukus Blitar,Ave Production,Dewata,E&B Music,Saya Tour dan juga dari perorangan serta pihak keamanan dari Polsek Nglegok, Babinkamtibmas, Babinsa Kecamatan Nglegok.
Eko Toyek berharap dari kegiaan ini kedepannya bisa jadi pemersatu aspirasi dalam hal musik.

“ Jadi disini macam macam genre ngumpul, ada yang dangdut,pop,top 40,Rock,underground pun juga ada, mereka bersatu dalam wadah ini untuk bisa mengeluarkan aspirasi masing masing disini.Soalnya musik adalah musik kalaun dicampur baurkan dengan yang lain itu gak bisa, walau banyak halangan yang akhirnya kita lewati dan walaupun jauh dari kata sempurna tapi sudah berhasil menyelenggarakan itu dengan dokumentasi dibuat oleh teman sendiri” tutur Eko.

Wartawan : Volla DZ

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *