KETUA ORMAS LASKAR MERAH PUTIH MACAB KAB BLITAR DATANGI PABRIK PENGOLAHAN PAKAN TERNAK PT SEJAHTERA ABADI KENDALREJO

detikcyber.com,BLITAR – Pabrik pakan ternak PT.Sejahtera Abadi yang berada di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Blitar didatangi Pengurus Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Blitar , Rabu (5/5/2021).

Kedatangan Ketua Laskar Merah Putih Eko Budi Winarto beserta 2 pengurus lainnya hendak menemui pemilik pabrik agar memperhatikan apa yang sudah direkomendasikan oleh Polres Blitar agar tidak melakukan kegiatan sebelum melengkapi perijinan yang masih kurang, salah satunya Sertifikat Layak Fungsi (SLF).

Eko Budi Winarto yang juga ikut menandatangani hasil mediasi / kesepakatan penyelesaian konflik antara pabrik pengolahan pakan ternak PT.Sejahtera Hasil Bakti dengan warga sekitar di Polres Blitar (3/2/2021) mengingatkan pemilik pabrik agar menghentikan kegiatan sementara menunggu proses SLF turun.

“ .Kemarin awalnya kita kan ikut pertemuan di Polres saya sebagai ketua Laskar Merah Putih ikut menadatangani kesepakatan warga dan pabrik.atas rekom kapolres juga. Jadi hak haknya masyarakat dipenuhi,kewajiban pabrik juga dipenuhi, baru beroperasi. Tapi kenyataannya surat layak fungsi beklum ada pabrik sudah beroperasi.Jadikita menanyakan dipabrik kalau tidak ada titik temu kita melangkah ke jalur hukum, “ Tegas Eko.

Keinginan ketua LMP Macab Blitar menemui pemilik pabrik akhirnya tidak kesampaian dan tidak menemukan jawaban dikarenakan pemilik pabrik tidak ada ditempat.” Ini tidak ada yang mengambil keputusan di pabrik katanya pihak pabrik Nanda itu masih posisi berdukacita, tapi pabrik beroperasi nah ini kita sulit membedakan berdukacita tapi bekerja, kita kan repot juga ini makanya langkah saya dan teman teman kita bikin somasi, kalau somasi itu tidak diindahkan baru kita kita melaporkan ke Polres Blitar.” Papar Eko.

Saat dikonfirmasi Hari Sukarman selaku mandor pabrik belum bisa memberi jawaban “ Sementara ini saya tidak bisa memberi jawaban, masalahnya semua ini jawabannya tergantung dari bos nya. Saya Cuma menjalankan tugas, tugas saya sebagai mandor gudang mengatur pekerjaan gudang hanya itu. Untuk yang lain lain saya tidak bisa memberi keterangan saya tidak berwenang” Jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya telah disepakati dan menghasilkan Kesimpulan dari mediasi adalah

1.Terkait pencemaran lingkungan dalam hal ini menimbulkan bau,bising, nonol dan debu.

2.Ada pengaturan kompensasi untuk warga dalam bentuk tanggung jawab sosial perubahan terhadap lingkungan dan perwakilan.

3.Terkait dengan perijinan lingkungan setelah mendengarkan dari instansi terkait pemerintah kabupaten Blitar masih ada tanggung jawab perusahaan yang harus dilengkapi. Untuk tanggung jawab lingkungan adalah baku mutu udara belum dilengkapi oleh pengusaha. Terkait dengan administrasi perijinan usaha perlu dilengkapi sertifikat laik fungsi.

4.Berbagai pendapat dari pihak yang hadir baik warga maupun dari unsur pemerintahan bahwa keberadaan perusahaan sampai saat ini tidak memberikan dampak positif kepada ekonomi warga.

Sedangkan 4 Rekomendasi yang dihasilkan adalah :

1. Kewajiban hukum dalam hal ini PT.Sejahtera Hasil Bakti melengkapi kekurangan perijinan sehingga operasionalisasi dapat dilaksanakan.

2.Mengatur kembali tehnis tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.

3.Instansi terkait TNI/Polri pemerintah daerah melakukan pengawasan sesuai dengan tupoksinya.

4. Semua pihak agar mentaati ketentuan hukum yang berlaku baik kewajiban hukum administrasi perusaahan yang diatur perundang undang serta didalam menyampaikan aspirasi atau unjuk rasa yang dilakukan.

Wartawan : Volla DZ

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *