DESA GAPRANG MEMANFAATKAN BKK DENGAN MEMBANGUN JALAN LINGKUNGAN (RABAT) DAN DRAINASE

detikcyber.com, BLITAR – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah dalam pembangunan, desa dapat diberikan bantuan keuangan khusus (BKK) kepada desa.

Bantuan Keuangan Khusus adalah bantuan yang diberikan kepada desa berupa uang yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah yang peruntukannya dan pengelolaannya ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pemerintah daerah dapat memberikan Bantuan Keuangan Khusus kepada desa dengan tujuan tertentu sesuai prioritas pembangunan daerah di desa.

Bantuan Keuangan Khusus kepada desa mendasar pada usulan pemerintah desa dan/atau usulan perangkat daerah. Dalam jenisnya BKK tidak masuk dalam kategori Alokasi Dana Desa dan Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Jenis kegiatan sebagai pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus sesuai dengan kewenangan Desa meliputi: rehabilitasi jalan desa, jembatan desa, talud jalan desa, drainase,gorong-gorong jalan desa, sarana dan prasarana air bersih perdesaan, jalan lingkungan, irigasi tersier, lapangan olahraga, taman umum dan ruang terbuka hijau, sanitasi lingkungan,Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kecil, jalan usaha tani, pasar desa, balai padukuhan, sarana pra sarana gedung satuan paud sejenis dan kelompok bermain.

Seperti yang disampaikan Asharul Fahruda,ST Kepala Desa Gaprang Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar “dalam pelaksanaanya Bantuan Keuangan Khusus digunakan untuk membangun jalan lingkungan (rabat ) sepanjang 165 meter dengan lebar 2,20 meter,serta drainase sepanjang 70 meter. Pelaksanaan rabat dilaksanakan oleh TPK yang diketuai oleh Supriadi pada bulan Desember 2020.”

Rabat jalan sepanjang 165 meter ini terletak di dusun II RT 3 RW 4 senilai Rp.75.000.000 terlihat indah , rapi dan serasi dengan motif kombinasi warna coklat dan cream. Drainase sepanjang 70 meter ini terletak di Dusun I RT3 RW 4 senilai 25 juta sesuai standar pengerjaan drainase. Dalam pengerjaannya selain dikerjakan oleh tim teknis juga melibatkan warga desa setempat. Total anggaran BKK yang digunakan sebesar Rp.100.000.000,-

Wartawan : Volla DZ

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *