SETELAH PEMERIKSAAN KEMBALI, AKHIRNYA SENGKETA LAHAN DIMENANGKAN PEMOHON DAN EKSEKUSI BERJALAN LANCAR

detikcyber.com,BLITAR – Eksekusi lahan sengketa atas Putusan Pengadilan Negeri Blitar tanggal 8 Juli 2020 No.32/Pdt.B/2020/PN.Blt dilakukan Pengadilan Negeri Blitar di RT 003,RW 008 Kelurahan Srengat Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar berjalan lancar, Selasa (27/4/2021).

Dalam eksekusi hadir Camat Kec.Srengat, Lurah Kel.Srengat serta Kabagops Polres Blitar Kota,Babinkamtibmas Kel.Srengat. Sebelum eksekusi dilaksanakan Juru Sita Pengadilan Negeri Blitar membacakan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Blitar No.04.Pdt.S/2020/PN.Blt jo No.32/Pdt.G/2020/PN.Blt.

Agus Santoso,SH,MH selaku kuasa hukum pemohon atas nama Suwarno yang beralamat di RT 03 RW 08 Kelurahan Srengat atas sengketa lahan kliennya menyampaikan bahwa penetapan Pengadilan Negeri Blitar tanggal 20 Februari 2012 No.28/Pen.Pdt.G/2000/PN.Blt menyimpang dari Putusan Mahkamah Agung RI No.1855 K/Pdt/2001 tgl 8 Januari 2007, sehingga mengakibat:

  1. Tanah milik para pemohon yang berada disebelah Selatan persil No.82 Bliok D III/8 Luas 0,280 Ha,(dahulu) atas nama mbok Paijah, petok nomor 685/92/D IV, Luas 2.150 m2, (sekarang) telah bersertifikat Hak Milik Nomor 1122, surat ukur nomor 0004/srengat/2007, luas 2.150 m2, atas nama Siti Fatonah dan Nur Hidayah (penggugat I), yang diperolehg pembelian dari Djuki seperti yang tersebut dalam Akte Jual Beli Nomor 238/2011, tanggal 14 Desember 2011 yang dibuat dihadapan PPAT/Notaris Roy Ahmad Mochtar Manan,SH
  2. Tanah yasan Petok Nomor 1800/82/D IV, luas 3.535 m2, sekarang telah bersertifikat Hak Milik Nomor 1123, surat ukur noor 00005/srengat/2007 Luas 1.800 m2. Atas nama Suwarno (Penggugat II), yang diperoleh pembelian dari Djuki seperti yang tersebut dalam Akte Jual Beli Nomor 151/2010, tanggal 5 Agustus 2010 yang dibuat dihadapan PPAT/Notaris Roy Ahmad Mochtar Manan,SH TURUT TEREKSEKUSIV padahal tanah para pemohon tersebut tidak termasuk yang tersebut dalam putusan Mahkamah Agung RI No.1855 K/Pdt/2001 tgl 8 Januari 2007 jo.Putusan Peninjauan Kembali No.125/Pk/Pdt/2009.
    Oleh sebab itu Agus Santoso,SH,MH telah mengajukan pemeriksaan kembali atas pelaksanaan eksekusi tanggal 27 Maret 2012 yang tersebut dalam Berita Acara Eksekusi Nomor 28/BA.Pdt.G/2000/PN.Blt dengan surat Penetapan tanggal 20 Februari 2012 No.28/Pen.Pdt.G/2000/PN.Blt.
    Dari pemeriksakan kembali hingga pada pengukuran ulang maka muncul putusan Pengadilan yang menetapkan bahwa lahan milik pemohon Suwarno menjadi hak nya kembali seperti yang tertuang dalam Putusan Mahkamah Agung RI No.1855 K/Pdt/2001 tgl 8 Januari 2007.
    Lurah Kelurahan Srengat Andi Azis selaku perangkat kelurahan setempat menanggapi atas eksekusi lahan sengketa yang terjadi di wilayahnya “ Memang hari ini adalah proses hukum yang dijalani diwilayah kelurahan Srengat ini proses eksekusi sengketa tanah antara Suwarno dan Sakheroji dimana Suwarno sebagai penggugat dan bapak Sakheroji sebagai tergugat, dari putusan pengadilan dimenangkan oleh bapak Suwarno, hari ini dieksekusi dan proses eksekusi hari ini adalah putusan pengadilan yang harus dijalani dan harus dipatuhi oleh masing masing meskipun pada hari ini bapak sakheroji tidak hadir, namun dari semua pihak yang hadir pada saat ini memutuskan proses eksekusi ini tetap dilaksanakan. Alhamdulillah proses eksekusi ini berjalan lancer sesuai dengan harapan kita semua.”
    Usai eksekusi, dilakukan penyerahan Surat Penetapan pengadilan dari Juru Sita Pengadilan Negeri Blitar kepada Kuasa Hukum Agus Santoso,SH,MH untuk diserahkan kepada pemohon. (VDZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *