Walikota Solo : Mudik Ada Kelonggaran, Ini syaratnya

detikcyber.com, Solo – Meski pemerintah pusat melarang mudik Lebaran pada 6-17 Mei mendatang. Namun, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka masih memberi kelonggaran bagi warga Solo untuk mudik lokal.

“Mudik lokal masih boleh. Tapi bila Minggu depan diganti ada aturan dari Pak Gubernur ya dari Kemenkes tidak boleh ya kita ikuti, namun sejauh ini masih boleh,” kata Gibran saat ditemui di kawasan Kelurahan Joglo, Solo, Senin (26/4/2021).

Gibran mengatakan mudik lokal yang diperbolehkan meliputi kawasan eks Karesidenan Surakarta atau Solo Raya. Misal dari Solo ke Karanganyar atau sebaliknya, atau dari Solo ke Wonogiri dan sekitarnya.

Namun Gibran tetap mengingatkan terkait potensi penyebaran virus Corona akibat mudik Lebaran itu. Gibran berharap mobilisasi warga itu tidak meningkatkan kasus baru Corona di Solo Raya,” tuturnya.

Bila tak ada alasan mendesak, Gibran pun meminta warganya untuk tetap menunda mudik. Kita ingin orang tua yang dikunjungi ini agar tidak tertular Covid-19,” pesan Gibran.

Selain itu, Gibran juga mengizinkan warga Solo untuk menggelar sholat tarawih. Namun, tetap mematuhi protokol kesehatan tetap dipatuhi.
Pihaknya tidak ingin mempersulit aktivitas warga yang mau salat tarawih, tapi di masjid kampungnya masing-masing diikuti warga setempat,” tegasnya.

Gibran juga mengizinkan warga untuk buka puasa bersama. Namun acara buka bersama digelar di rumah masing-masing, ” pungkas Gibran.

Diketahuu, Gibran telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/1156 tertanggal 19 April 2011, soal pelarangan mudik ke Solo pada 1-17 Mei 2021. Isinya warga yang melanggar akan diisolasi di rumah karantina selama 5 hari.

Wartawan : Tikno

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *