Kabar Gembira Sebanyak 17.635 Warga Miskin Terdampak Covid 19 di Karanganyar Terima BST Dirapel

detikcyber.com, KARANGANYAR -Sebanyak 17.635 orang warga miskin di Kabupaten Karanganyar, Jateng akan menerima bantuan dari pemerintah guna melanjutkan bantuan BST dan BPS.

Jumlah uang yang diperbantukan itu lumayan banyak yakni Rp10.5 miliar yang akan diberikan mulai Selasa (20/4/2021) pekan depan.

Sekretaris Dinas Sosial Karanganyar, Sumarno mengatakan pencairan akan dilakukan mulai Selasa (20/4/2021) melalui PT.Pos.

Adapun indek bantuan untuk kali ini merupakan rapel untuk bulan Maret dan April sehingga jumlah keseluruhan per orang menerima Rp.600 ribu.

“Ini adalah Bantuan Sosial Tunai atau BST yang indeksnya per orang Rp.300 ribu namun karena rapel maka setiap orang menerima Rp600 ribu,” tandasnya kepada detikcyber com Rabu (14/4/2021).

Cairnya bantuan tersebut pada Minggu kedua dalam bulan puasa itu dari pemerintah kepada masyarakat Karanganyar memang sudah ditunggu warga penerima manfaat.

Lebih lanjut Sumarno mengatakan, cairnya bantuan itu merupakan angin segar karena dilakukan rapel dan dicairkan pertengahan puasa sehingga sangat membantu warga miskin yang mana sangat membutuhkan menghadapi lebaran.

“Ya bahasa lain cairnya bantuan BST pada waktu yang sangat diharapkan dan ditunggu dikala sudah mendekati lebaran,” tuturnya

Sumarno menghimbau kepada penerima bantuan bisa memanfaatkan semaksimal mungkin, sedangkan bagi warga miskin yang tidak menerima BST diharapkan legowo.

Sebab mungkin berdasar validasi data baru,warga miskin yang dulu menerima BST sedang sekarang tidak menerima mungkin disebabkan duplikasi data.

“Ya harap maklum lah karena data warga miskin penerima dinamis berubah-ubah berdasar kondisi faktual,” tambahnya

Sementara Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial PPS Dinsos Karanganyar Gunarto mengatakan pencairan BST dilakukan Selasa (20/4/2021) hingga Jumat ( 23/4/2021) sehingga berlangsung cepat.

Dan diakui ada penurunan jumlah penerima BST pengurangan orang karena hasil validasi terkini dari kementrian sosial. “Memang terjadi pengurangan jumlah penerima BST berdasar data terbaru,” tandasnya.

Menurut Gunarto bisa jadi nanti pencairan BST pada 2022 akan berkurang lagi sehingga warga tidak perlu kaget apalagi resah dan demo.

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *