Dear Pemudik, Ini Pesan dan himbauan Kapolres Karanganyar Bila Kekeuh Mudik Lebaran

detikcyber.com, KARANGANYAR – Arus mudik Lebaran selalu identik dengan pulang kampung. Seperti halnya Idul Fitri 1441 Hijiriah atau lebaran 2020 lalu. Pada Idul Fitri 1442 Hijiriah tahun ini, pulang kampung saat lebaran itupun kembali dilarang.

Pelarangan mudik lebaran kali ini pun dilakukan, terkait dengan upaya pemerintah memutus rantai pandemi 2019 Covid-19.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar langsung merespon mengantisipasi pemudik yang Kekeuh atau nekat, dengan mendirikan posko penyekatan di 5 titik di arus balik mudik Lebaran 2021 ini.

Adapun tujuannya adalah menghalau pemudik yang masuk ke wilayah Karanganyar saat arus mudik lebaran. Termasuk mencegah adannya urbanisasi pendatang baru menuju ibukota Jakarta.

Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi Maulla mengatakan kelima titik pos penyekatan tersebut tersebar dibeberapa titik di wilayah Karanganyar.

Diantara Tawangmanggu 1 titik, Kebakkramat 1 titik, Gondang rejo 1 titik, Colomadu 2 titik.

“Ada 3 hal yang menjadi perhatian pada arus mudik kali ini. Ketiga hal tersebut yaitu menurunkan angka kecelakaan, penerapan protokol kesehatan, serta imbauan untuk tidak mudik di masa pandemi Covid-19 ini,”papar Kapolres AKBP Mochammad Syafi Maulla usai gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu lintas Candi 2021 di Halaman Mapolres setempat, Senin (12/4/2021).

Orang nomer satu di jajaran Polres Karanganyar ini menambahkan pihaknya pun sudah mempelajari kebiasaan para pemudik.

Kebanyakan, setelah mengetahui adannya penyekatan, para pemudik memutuskan mudik jauh hari agar bisa lolos dari penyekatan.

Untuk itu semua sarana prasarana teknis sudah disiapkan dan H-15 hari sebelum lebaran.

“Jadi pada masyarakat tak perlu mudik. Bahaya Covid 19 masih mengintai. Jadi terlalu risiko kalau mudik,”tegasnya.

Menurut Kapolres, posko ini tak hanya difungsikan untuk mencegah pemudik bandel yang tetap nekat mudik saja, namun posko ini pun difunsikan untuk menekan angka kriminalitas, serta balap liar dan penggunaan knalpot brong.

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *