Dinas Perhubungan Kota Surakarta Resmi Berlakukan Layanan Valet Parkir Pakde Noni

detikcyber.com, Solo – Dinas Perhubungan Kota Surakarta secara resmi memberlakukan layanan Valet Parkir Pasar Gede Non Tunai (Pakdhe Noni) yang berada di Jalan Urip Sumoharjo, Surakarta tepatnya di depan Pasar Gede, Jumat (09/04/2021).

Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa yang didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Hari Prihatno dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Nugroho Joko Prasnowo secara langsung meresmikan layanan Valet Parkir Pasar Gede Non Tunai (Pakde Noni).

Saat ditemui detikcyber.com dikantornya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Hari Prihatno menyampaikan maksud dari dilaksanakan Penyerahan Hibah Topi dan Handlmp dari Pemerintah Kota Surakarta kepada Asparta serta Launching layanan Valet Parkir Pasar Gede Non Tunai (Pakde Noni) adalah untuk meningkatkan pelayanan jasa perparkiran yang baik, tertib, mudah, transparan, efektif, dan efisiensi waktu bagi masyarakat.

Sedangkan tujuannya adalah terlaksananya penyerahan hadiah topi petugas parkir sejumlah 1963 buah dan handlamp sejumlah 1510 unit dari Pemerintah Kota Surakarta kepada Asparta. “Dengan terbangunnya layanan Valet Parkir Pasar Gede secara Non Tunai, dapat memberikan kemudahan layanan dan aksesibilitas dalam pembayaran retribusi Valet Parkir secara Non Tunai,” pungkas Hari Prihatno kepada detikcyber.com saat ditemui di ruangannya, Sabtu (10/04/2021).

Sementara itu, ditempat yang berbeda Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Henry Satya Negara menyampaikan, sebenarnya pembayaran parkir dengan sistem non tunai sudah dilakukan di sejumlah titik parkir di Kota Bengawan.

Sejumlah titik parkir yang sudah menerapkan parkir elektronik meliputi di sepanjang Jalan Dr. Radjiman. “Dimulai dari perempatan Pasar Klewer hingga Matahari Singosaren. Kemudian di depan Mall Sami Luwes serta dari Coyudan hingga Masjid Fatimah,” papa Henry kepada detikcyber.com.

Diterapkannya parkir elektronik dengan pembayaran non tunai bertujuan untuk menghindari terjadinya gesekan antara juru parkir dengan pengguna parkir. “Terutama mengenai tarif parkir progresif, dan hasil dari evaluasi diterapkan parkir elektronik Alhamdulillah baik dan berjalan dengan lancar,” pungkas Henry.

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *