Kali Pertama di Kabupaten Karanganyar Desa Ngringo,  Ikrarkan Kampung Pancasila

detikcyber.com, Karanganyar-Guna untuk mencegah masuknya aliran radikalisme, juga teroresme warga RW 15 Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jateng canangkan diri dengan brand sebagai Kampung Pancasila, Minggu (04/04/2021).

Dengan brand kampung Pancasila tersebut warga bertekad menjadikan kampungnya untuk laboratorium pengamalan riil tentang nilai-nilai pancasila.

Ini kali pertama di Karanganyar mencanangkan kampung Pancasila yang nantinya warga akan berbuat serta bertindak sesuai Pancasila sebagai dasar negara kita .

Untuk merawat norma norma Pancasila warga dengan cara menjalankan gotong royong dan semua kegiatan dijalankan antara lain PKK ,Dasa wisma, rapat RT,rapat RW, karang taruna ,bak sampah jalan semua kegiatan kampung dijalankan dengan bersama sama dan transparan.

Ketua RW 15 Desa Ngringo, Hendratmo mengatakan memasuki era digitalisasi atau milenial seperti saat ini membuat masyarakat menjadi pragmatis serta berpikir instan, sehingga norma-norma kehidupan berbangsa dan bernegara yang terkandung dalam Pancasila kian terkikis.

“Diakui atau tidak merosotnya nilai Pancasila di masyarakat sudah menjadi fenomena umum sehingga dampaknya sangat kompleks dan membahayakan, termasuk tumbuh suburnya aliran radikal,” tuturnya kepada detikcyber.com Minggu (04/04/2021).

Untuk itulah mau tidak mau masyarakat harus dikembalikan pada nilai-nilai dasar Pancasila. Adapun caranya adalah, lanjut Hendratmo dimulai dari skala kecil yakni mencanangkan kampung Pancasila mulai dari tingkat RT ataupun RW.

Pencanangan itu penting sekali karena warga sekampung itu mau tidak mau akan mempraktekkan cara hidup seperti pancasila. Sebab warga kampung akan merasa malu jika bertindak tidak secara moral seperti pancasila karena kampungnya sudah dideklarasikan sebagai kampung Pancasila.

“Menurut kami, warga kampung pancasila akan lebih terkontrol jika bertindak diluar nilai pancasila, termasuk aliran radikal, sebab sudah berani mendeklarasikan diri dan itu risikonya berat karena menyangkut moralitas warga dimata warga lainnya,” ungkapnya.

Hendratmo mencontohkan di RW 15 Desa Ngringo terdapat percontohan nyata kerukunan beragama sebagaimana tertera pada sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Pasalnya letak masjid dan gereja bersebelahan, namun kedua umatnya saling bantu-membantu jika ada acara keagamaan keduanya. Indah dan Yaman serta damai masyarakatnya di RW 15 ini.

“Disini tiap ada sholat jumatan atau tarawih maka warga gereja membantu menjaga parkiran dan parkirnya pun di halaman gereja. Begitu sebaliknya jika gereja ada ibadah Minggu, umat Islam dan masjidnya berperan untuk tempat parkir sekaligus dihafalkan bahkan pada hari kurban kaum umat beragama lain membantu menyembelih hewan kurban ,” serunya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Kesbanglinmas Karanganyar Bambang Sutarmanto mengapresiasi pencanangan kampung pancasila tersebut. “Ini sebuah gagasan maju dalam bernegara yakni warga RW 15 mendeklarasikan sebagai kampung Pancasila,” ungkapnya

Untuk itu dirinya tidak nunggu lama lama langsung melakukan peletakan batu pertama dikampung pancasila tersebut. Adapun patung pancasila akan diresmikan pada 1 Juni mendatang. “Kami berjanji akan suport inovasi warga rw 15 Desa Ngringo ini,” terangnya

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *