Jambret ATM di Siang Bolong Dimassa

detikcyber.com, Karanganyar – Aksi jambret siang bolong terjadi di Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Jateng, Rabu (01/04/2021). Kali ini korbannya seorang pemilik toko di desa tersebut, inisial IS (45) yang nyaris mengalami potensi kerugian ratusan ribu rupiah setelah ATM miliknya direbut paksa oleh seorang jambret inisial AKB (22) warga Kecamatan Kebakramat, Karanganyar.

Informasi yang dihimpun detikcyber.com menyebutkan kejadian itu terjadi Kamis (01/04/2021) sekitar pukil 13.00 WIB saat korban usai melayani transaksi transfer melalui mesin EDC (alat transfer yang biasa dipakai oleh toko) salah satu konsumen toko. Pada saat bersamaan pelaku pura-pura ikut antrean tersebut seolah-olah menjadi pembeli.

Korban pun terus melayani antrian pembeli termasuk konsumen yang ingin mencairkan uang lewat mesin EDC tersebut tanpa menaruh curiga. Pelaku sengaja antre dibagian paling belakang.

Saat tiba giliran pelaku, korban pun yang masih memegang kartu ATM miliknya bersiap melayaninya. Namun kaget ternyata pelaku langsung merebut paksa ATM milik korban tapi korban berusaha mempertahankan ATM tersebut.

Akhirnya pelaku mendorong kepala korban sehingga membentur tembok. Bahkan kacamata milik korban terjatuh. Setelah berhasil merebut kartu ATM, pelaku melarikan diri dan sempat menabrak orang yang ada di toko hendak fotocopi di toko tersebut.

Orang tersebut menjerit dan warga sekitar mendengar langsung masuk kedalam toko. Warga berdatangan memukuli pelaku dan hendak dimassa
. Namun korban dengan suami korban bisa melindungi pelaku dengan cara didekap agar massa tidak bisa memukuli lagi. Akhirnya warga menelepon polisi dan berhasil diamankan.

Kapolsek Jaten AKP Yuni Mardianto mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku sudah kami amankan dari amukan massa dan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan,” tandasnya kepada wartawan Kamis (01/04/2021).

Menurut Kapolsek Jaten, polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk kartu ATM BRI tersebut meski akhirnya rusak setelah terjadi rebutan. Saat ini terus dikembangkan apakah pelaku dalam melakukan kejahatan itu sendirian atau bersama temannya. “Sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangan,” terangnya.

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *