Uang 61 Juta Ditukar Daun Busuk, Ini Faktanya

detikcyber.com, Jember – Polsek Pakusari berhasil menangkap seorang wanita yang diduga penipu dengan modus penggandaan uang. Tersangka Berinisial UK juga mengaku isteri paranormal yang bisa menggandakan uang.

Kasus tersebut baru terbongkar dan dilaporkan ke polisi setelah korban mengetahui uang sebesar 61 juta diganti dengan perhiasan emas palsu berupa guntingan kertas kardus dan daun busuk. 

Menurut Kapolsek Pakusari, Iptu Ali Setiono kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang tersebut, terjadi secara bertahap dalam waktu 17 Pebruari 2021 hingga 23 Maret 2021. 

Pelaku berjumlah tiga orang, yakni YT, DD, dan UK. Mereka datang ke rumah korban di Dusun Gempal, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Jember mengaku bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan bisa menggandakan uang. Korban percaya. Sehingga meminta pelaku mengobati anaknya yang sakit. Namun meski beberapa hari menjalani terapi, anak korban tak kunjung sembuh,” terang Iptu Ali Jumat malam (26/3).

Namun pelaku kembali mendatangi rumah korban pada bulan Pebruari 2021 dengan menawarkan penggandaan uang. Korban cukup menyerahkan uang yang digandakan Rp 61 juta. Uang tersebut nantinya dijamin bisa berlipat-lipat hingga menjadi Rp 300 juta dalam waktu beberapa hari. Selain itu, korban diiming-imingi bisa umroh dan dapat mobil mewah serta motor ninja. 

“Korban kemudian tergiur janji pelaku, lalu menyerahkan uang secara bertahap antara 1-3 juta, hingga semua terkumpul Rp 61 juta untuk digandakan,” jelasnya.

Namun, janji tinggal janji. Uang yang diharapkan berlipat ganda tidak terbukti. Uang asli milik korban raib dan diganti dengan perhiasan emas palsu berupa potongan kertas kardus dan daun busuk,” jelas Ali.

Kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Mapolsek Pakusari. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi berhasil menangkap seorang pelaku wanita.

Akibat perbuatannya tersangka UK masih menjalani penyidikan di Mapolsek Pakusari. Sedang dua terduga lainnya, YT dan DD, kabur dan buron. Keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Pakusari,” pungkas Iptu Ali Setiono.

Wartawan : Reinald

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *