Seorang Pria Asal Madiun Diringkus Satreskrim Polres Madiun, Cek Faktanya

detikcyber.com, Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang tersangka yang nekat melakukan tindak pidana atau penggelapan secara berkali-kali. Seorang pria yang diamankan oleh Satreskrim Polres Madiun tersebut yaitu KOM (30) seorang warga yang berasal dari Desa Kwangsen, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Yang bersangkutan ditangkap oleh aparat kepolisian di pinggir jalan Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan pada Rabu (24/02/2021).

Saat ditemui detikcyber.com di ruangannya, Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana mengatakan, modus operandi yang dilakukan oleh tersangka untuk menipu tiga orang korbannya dengan membeli sejumlah ayam. Tersangka juga berjanji setelah ayamnya diterima, maka tersangka akan membayar lunas ayam tersebut kepada korban.

Namun sebaliknya, nasib apes yang diterima oleh pemilik ayam tersebut, tersangka justru menjual kembali ayam yang diperolehnya kepada orang lain serta uang dari hasil penjualan ayam tersebut tidak dibayarkan kepada korban. Korban yang sudah berkali-kali menagih pembayaran dari pembelian dari ayam-ayam nya yang tidak kunjung dibayar oleh tersangka. Sehingga ketiga korban mengalami kerugian sekitar Rp. 50 juta.

“Dari keterangan yang diperoleh dari penyelidikan petugas, tersangka mengaku sudah lama melakukan aksinya sejak tahun 2020. Dan korbannya pemilik ayam yang berada di wilayah Madiun, Ngawi dan Ponorogo,” papar AKP Fatah saat ditemui detikcyber.com di ruangannya, Kamis (25/02/2021).

Dan untuk sementara ini, baru ada tiga korban yang sudah melapor kepada aparat kepolisian. Namun tidak menutup kemungkinan masih banyak lagi korban lain yang di luar sana yang belum melapor ke aparat kepolisian.

Dan saat ini tersangka beserta barang bukti yang sudah diamankan di Polres Madiun Kota, guna untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Atas tindakan dan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP jo Pasal 65 KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 65 KUHP atau pasal 379 A KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara,” pungkas AKP Fatah.

Wartawan : Budy Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *