Viral Warga Solo Datangi Kantor Penerbit Tiga Serangkai, Ada Apa..?

detikcyber.com, Solo – Video viral yang menyebutkan warga Solo, Jawa Tengah yang tengah mendatangi penerbit buku PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, yang berada di Jalan Prof. DR. Supomo No. 23, Sriwedari, Solo, Rabu (17/02/2021).

Maksud dan tujuan dari kedatangan warga Solo tersebut, untuk mengembalikan buku pelajaran terbitan dari PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri yang di duga terdapat unsur ujaran kebencian yang viral dalam beberapa waktu lalu di media sosial.

Berdasarkan hasil pencarian detikcyber.com, video yang viral di media sosial dan di unggah di akun Twitter @negativisme. Video yang berdurasi kurang dari dua menit tersebut, tampak ada narasi yang mengatakan warga Solo yang prihatin atas dugaan kasus ujaran kebencian yang dilakukan oleh pihak penerbit buku pelajaran tersebut.

“Warga Solo kembalikan buku-buku pelajaran bekas terbitan dari penerbit PT Tiga Serangkai, sebagai bentuk keprihatinan atas kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh penerbit,” bunyi keterangan video yang viral di media sosial.

Salah satu dari beberapa orang yang mengaku warga Solo dan mendatangi penerbit PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri yang terletak di Jalan Prof. DR. Supomo No. 23, Sriwedari, Solo, ingin mengembalikan setumpuk buku bekas terbitan dari PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

“Saya berkunjung dan datang kesini mewakili teman-teman dari warga Solo yang peduli terhadap dunia pendidikan, mau mengembalikan buku dari penerbit PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri atas isi dalam buku paket pelajaran,” ungkap salah satu warga Solo yang tidak mau menyebutkan namanya kepada detikcyber.com saat ditemui di Pos Satpam PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Sebelum beredar nya video viral yang menyebutkan warga Solo, ada foto mengenai soal di buku paket pelajaran SD terbitan dari PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri yang memuat nama Gebernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam soal yang ada di dalam buku paket pelajaran SD tersebut, disebutkan bahwa Ganjar tidak pernah bersyukur, bahkan tidak pernah melaksanakan ibadah Salat dan ibadah lainnya.

Saat detikcyber.com mengklarifikasi atas video viral yang berada di media sosial pada Kamis (18/02/2021) pagi. General Manager Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Mas Admuawan mengatakan bahwa buku yang berisi soal mengenai Ganjar tersebut merupakan terbitan tahun 2009. Dan pada tahun tersebut, Ganjar Pranowo belum menjadi Gubernur Jawa Tengah.

“Sebenarnya, buku paket pelajaran tersebut cetakan pertama dari kita tahun 2009. Dan waktu 2009, dirinya menerangkan bahwa Pak Ganjar Pranowo saat itu belum menjadi public figure seperti sekarang ini. Jadi dalam hal ini, nama Pak Ganjar Pranowo tidak berkaitan dengan Gebernur Jawa Tengah,” terang General Manager Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Mas Admuawan kepada detiicyber.com saat dikonfirmasi di ruangannya, Kamis (18/02/2021).

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *