Karang Taruna Mandiri Ngargoyoso Demi Derita Warga Rela Korbankan Kas 20 juta

detikcyber.com, Karanganyar – Demi meringankan beban derita warga akibat pandemi, Karang taruna Ngargoyoso rela pecah celengan yang dikumpulkan selama 5 tahun sebesar Rp20 Juta untuk membantu warga.

Tekad Karangtaruna Mandiri, Desa Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng, ini layak mendapatkan acungan jempol untuk Karangtaruna percontohan jarang terjadi dan jarang dilakukan oleh organisasi lain. Pasalnya Karangtaruna tersebut rela mengkosongkan kas organisasi sebesar Rp20 juta guna untuk membantu penderitaan warga yang ekonominya terpuruk akibat pandemi Covid 19.

Pada hari Minggu (14/02) siang uang kas mandiri murni milik karangtaruna yang didapat dari iuran rutin dan pendapatan lain yang sah dibongkar dan dibelanjakan sembako lalu dibagikan kepada 198 orang warga dari dua dukuh di Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Saat pembagian sembako

Sebelumnya warga didata dulu oleh Karangtaruna baru diberikan kupon untuk pengambilan sembako yang sudah siap dibagikan oleh karangtaruna.

Ketua Karangtaruna Mandiri Dukuh Ngargoyoso, Herinda (24) mengatakan bantuan ini murni berasal dari kas karangtaruna yang didapat dari berbagai sumber pendapatan sah serta iuran anggota sehingga uang tersebut statusnya mandiri bukan milik desa atau dari pemerintah.

” Bantuan ini murni kepedulian dari karangtaruna terhadap ekonomi warga yang saat ini terpuruk karena dampak covid 19,” tandasnya disela pembagian sembako, Minggu (14/02).

Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa meringankan warga yang terdampak Covid. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 198 orang dengan kriteria janda, yatim serta lansia. Sedangkan paket bantuan sembako yang diberikan setiap orang mendapat satu karung beras 10 Kg serta mie instan dan minyak goreng. “Semoga bantuan dari karangtaruna dapat meringankan beban ekonomi yang terpuruk karena pandemi covid, ” tandasnya.

Sementara Kades Ngargoyoso, Waluyo (47) mengapresiasi niat baik karangtaruna tersebut. “Bayangkan saja uang kas Rp20 juta itu dikumpulkan selama selama 5 tahun oleh Karangtaruna secara mandiri dan kini dibagikan kepada warga tidak mampu,” ujarnya.

Menurut Kades peristiwa seperti itu langka terjadi apalagi dari 198 warga itu ada yang berasal dari dukuh lain dalam satu desa. Dan setelah kas dibongkar, kini karangtaruna itu rela kembali menggalang dana untuk kas berikutnya. ” Luar biasa semangat anak muda di dukuh Ngargoyoso ini untuk membantu warga ditengah pandemi,” ungkapnya.

Wartawan : Dawam mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *