Walikota dan Wakil Walikota Surakarta Minta Maaf Saat di Sonjo Wargo Ada Apa

detikcyber.com, Solo – Sonjo Wargo terkahir yang dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Surakarta menjelang masa purna tugas di Pemerintah Kota Surakarta tanggal 17 Februari 2021 akan dilakukan secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di Pendhopo Kelurahan Manahan, Selasa (09/02/2021) malam.

Acara Sonjo Wargo yang diadakan di Pendhopo Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari dihadiri oleh perwakilan dari RW, LPMK, Lurah Manahan, Camat Banjarsari, serta pimpinan OPD. Dalam sesi tanya-jawab, banyak ucapan terimakasih dari LPMK, RW kepada Walikota dan Wakil Walikota Surakarta, Rudy-Purnomo yang hanya tinggal 8 hari memasuki masa purna tugas sebagai pemimpin dan pelayan masyarakat yang disampaikan oleh warga yang mewakili dari Kelurahan masing-masing di lingkup Kecamatan Banjarsari.

Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo secara pribadi maupun Pemerintah Kota Surakarta mengucapkan terima kasih dan mendoakan kedepannya masyarakat Kota Surakarta akan menjadi lebih baik dalam hal gotong royongnya, guyup rukunnya, serta kesejahteraannya yang lebih 3WMP sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Surakarta khususnya.

Sementara itu Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, menyampaikan bahwa saya dan pak Purnomo beserta seluruh jajaran Pemkot Surakarta telah berupaya dengan semaksimal mungkin dengan jargon ” LURIK” nya dalam hal pelayanan masyarakat. Akan tetapi semua yang kami lakukan selama ini, yang berhak menilai kinerja kami selama menjadi pemimpin di Kota Surakarta adalah masyarakat.

“Apa yang saya lakukan selama memimpin Kota Surakarta selama 15 tahun dan pak Purnomo 8 tahun bukanlah waktu yang singkat, dan apabila saya dan oak Purnomo dalam hal pelayanan masyarakat banyak hal yang kurang berkenan di hati masyarakat, saya pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo kepada detikcyber.com saat memberikan sambutan Sonjo Wargo di Pendhopo Kelurahan Manahan, Selasa (09/02/2021) malam.

Menurut saya, selama 15 tahun memimpin Kota Surakarta masih adanya anak didiknya yang belum mendapatkan haknya secara penuh. Salah satunya masih adanya ijazah yang ditahan di sekolah, walaupun beberapa hari yang lalu, sudah saya bagikan 3.638 ijazah SMA SMK Negeri yang telah dibagikan oleh sekolahnya secara gratis yang bertempat di Balaikota Surakarta.

“Namun di sekolah swasta belum semuanya terselesaikan pembagian ijazah nya. Biarpun kekurangan administrasi menjadi tanggung jawab orang tua, akan tetapi anak-anak lah juga ikut menanggung bebannya,” tegas Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Dan saya merasa kinerja selama memimpin Kota Surakarta merasa tidak berhasil, dikarenakan dalam pengambilan ijazah di sekolah swasta belum terselesaikan. “Selama ini saya dan pak Purnomo melunasi secara penuh dalam hal pengambilan ijazah dengan menggunakan uang pribadi. Hingga akhir jabatannya tidak semua ijazah bisa diambilkan, dikarenakan dalam setiap bulan hanya bisa mengambil ijazah secara terbatas,” pungkas Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada detikcyber.com

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *