PEMASANGAN SIMBOL PEMERINTAHAN KARANGANYAR DIPASANG TERBALIK DI KELURAHAN BEJEN

detikcyber.com, Karanganyar – Suasana lucu terjadi pada acara Musrenbang Kalurahan Bejen, Karanganyar, Senin (09/02) yakni foto Bupati Karanganyar Juliyatmono terbalik dengan foto Wakil Bupati Rober Christanto. Tragis lagi acara tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD setempat.

Tak pelak sikon tersebut membuat peserta dan tamu undangan yang hadir menjadi tidak fokus karena pada backdrop tersebut terpampang jelas foto Bupati terbalik. Mestinya foto Bupati Juliyatmono berada di sebelah kiri atas sedangkan foto Waki bupati di sebelah kanan, namun kali ini yang terjadi justru sebaliknya.

Lurah Bejen Bambang Ranto Utomo mengakui terjadi kesalahan teknis tersebut dan langsung meminta maaf pada Bupati Juliyatmono melalui What Apps atau WA. “Saya akui ini semua kesalahan saya sebagai Lurah namun jujur sama sekali tidak ada unsur kesengajaan, melainkan murni khilaf sebagai manusia,” ujarnya kepada detikcyber.com Senin (09/02) disela acara.

Lurah Bejen Bambang Ranto Utomo

Bambang Ranto menjelaskan dirinya teledor tidak fokus mengawasi teknis persiapan perlengkapan property acara karena sudah mempercayakan semua hal teknis acaea kepada stafnya. Sedangkan pada saat acara Musrenbangkel dimulai dirinya sedang ada acara melayat dan acara pelatihan UMKM desa.

Setelah acara rampung, Bambang Ranto datang diacara Musrenbangkel tersebut. Spontan dirinya kaget setelah tamu undangan anggota DPRD Karanganyar menegur dirinya bahwa foto Bupati terbalik.

Diantara tamu DPRD yang hadir adalah Wakil Ketua DPRD Karanganyar Rohadi Widodo, Anung Marwoko serta dua anggota Boby dan Arief. “Spontan saya kaget dan bingung karena kalau foto dibalik lagi juga tidak mungkin sehingga saya langsung WA Bupati meminta maaf atas insiden tersebut,” ungkapnya.

Menurut Bambang Ranto, permohonan maaf via WA tersebut hingga sore pukul 16.00 WIB sudah dibaca oleh Bupati, namun belum dibaca. Dirinya berjanji kasus ini menjadi pelajaran atas kekhilafan meskipun kesalahan terletak pada percetakan MMT yang mencetak posisi terbalik. Sebab mengacu master desaign nya sudah benar alias tidak terbalik.

Hanya saja panitia lupa chek dan rechek sehingga saat kain MMT dipasang posisi terbalik.
Namun Padahari itu juga usai selesai musren lurah Bejen menghadap Bupati guna untuk minta maaf karena kinerja saya kurang hati hati serta teledor juga kurang telitinya saya.
Via telfon Bambang mengatakan kepada Detikcyber com bahwa BPK bupati memberikan saran dengan tegas dan baik ” bekerja itu harus teliti dan hati hati didalam bidang apapun , besuk besuk jangan begitu lagi”.

Wartawan : Dawam Mashuri

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *