KOMISI II DPRD : KENAIKAN TARIF PROGRESIF PDAM DI SURUHWADANG SUDAH SESUAI KETENTUAN YANG BERLAKU

detikcyber.com, BLITAR – Hearing yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Blitar ,Jumat (5/2/2021) antara pelanggan PDAM dan Direktur PDAM Kabupaten Blitar berjalan cukup alot.

Hearing dipimpin Ketua Komisi II Idris Marbawi dihadiri perwakilan warga, pengusaha ternak ayam Desa Suruhwadang kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, anggota Komisi II, Kabag Perekonomian Kabupaten Blitar diawali dengan penyampaian masalah oleh Rofi Yadifun perwakilan warga yang juga pengusaha ternak terkait kenaikan tarif PDAM yang dirasa memberatkan kalangan pengusaha ternak.

Dalam penyampaian nya bahwa ada kenaikan tarif PDAM hingga mencapai 100 persen lebih “Kenaikan tarifnya memang gak masuk akal, mencapai diatas 100 persen,” ucapnya. Sembari menunjukan foto blangko kwitansi penagihan yang ada di HP nya meyakinkan pimpinan hearing.
Sementara itu,direktur PDAM Kabupaten Blitar Yoyok Widoyoko mengatakan, PDAM Suruh wadang sebenarnya turun tarif, dari 6000 flat kemudian di progresif menjadi 4.880, sedangkan untuk kegiatan sosial yakni 3200.

Dirut PDAM Kab Blitar Yoyok Widoyoko

“Dari awal kita sepakat, bahwasanya tarif bisa turun tetapi dengan perimbangan subsidi silang yang mampu menanggung yang tidak mampu, tujuan kita untuk pemerataan supaya pengguna yang banyak ini menekan penggunaannya sehingga air bisa merata sampai ke Selatan”terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi mengatakan, dalam hearing ini telah disepakati akan dicari solusi antara warga dengan Direktur PDAM dan Bagian Perekonomian. Dan apa yang dilakukan Direktur PDAM terkait kenaikan tariff progresif sudah melaui prosedur aturan yang berlaku.

“Intinya, sepakat untuk meninjau kembali soal tarif dasar PDAM progresif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Idris menambahkan, disamping itu juga diatur dalam Perbup juga ada kategori tarif kesepakatan.

Wartawan : Volla DZ

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *