Walikota dan Wakil Walikota Surakarta Telah Serahkan HP untuk Daring dan Ngrekso Ban Kempes Saat Mider Projo

detikcyber.com, Solo – Pembagian handphone (HP) untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) terus dilakukan oleh Pemkot Surakarta. Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo bersama Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo telah membagikan 2.021 HP kepada siswa-siswi jalur afirmasi yang dikhususkan bagi pelajar SD kelas 6 dan SMP sebelum masa akhir purna tugas berakhir. Yang bertempat di Halaman SMP Negeri 3 Surakarta, Jumat (29/01/2021) pagi.

“Pagi ini saya dan bapak wakil walikota akan membagikan bantuan 76 HP kepada siswa-siswi jalur afirmasi. Pembagian bantuan 76 unit HP untuk membantu pembelajaran jarak jauh akan diserahkan 2 lokasi, yaitu di SMP Negeri 3 Surakarta, dan SMP Negeri 17 Surakarta,” ungkap Rudy kepada detikcyber.com saat dikonfirmasi seusai pembagian bantuan HP keoda siswa-siswi jalur afirmasi di Halaman SMP Negeri 3 Surakarta, Jumat (29/01/2021) pagi.

Bantuan HP yang selama ini untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh ( PJJ) bagi siswa-siswi jalur afirmasi merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam melayani secara Lurus dalam pengabdian dan Ikhlas dalam pelayanan (Lurik).

Agenda Mider Praja hari ini, selain Pemerintah Kota Surakarta membagikan HP untuk pelajar jalur afirmasi. “Saya dan Wakil Walikota Surakarta juga telah melaksanakan penyerahan motor roda tiga yang diberi nama “Ngrekso Ban Kempes” kepada 3 orang penambal ban. Ketiga orang penerima motor roda tiga dari Pemerintah Kota Surakarta adalah Wijioyo, Sugito dan Bejo,” beber Rudy kepada detikcyber.com.

Ngrekso Ban Kempes adalah bentuk Kepedulian dari Pemerintah Kota Surakarta terhadap masyarakat dengan profesi penambal ban. Pemkot Surakarta memberikan seperangkat kendaraan roda tiga yang sudah dimodifikasi yang bertujuan untuk melayani jasa tambal ban keliling dengan cara jasa pesanan via online.

Saya berpesan kepada penerima bantuan dari Pemkot Surakarta agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dengan mengedepankan LURIK. “Jadi nanti saat menerima telepon atau orderan dari warga yang membutuhkan jasa, segera diterima dan dilayani. Jangan malah HP mati dan menolak telepon atau orderan. Dan saya pertegas di pagi hari ini, apabila menolak orderan atau HP mati akan diberi peringatan, serta apabila masih ngeyel menolak telepon dari warga atau HP malah mati, maka bantuan akan kami tarik kembali,” pungkas Rudy kepada detikcyber.com

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *