Ratusan Massa PSHT Karanganyar Kawal Sidang Perdana Agus Agus Pramono Jati

detikcyber com, Karanganyar – Kurang lebih sekitar 500 an PSHT Karanganyar penuh tumpah di Jalan Lawu, Rabu (28/01) guna mengawal tokohnya Agus Pramono Jati (39) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri PN Karanganyar kasus dugaan pengeroyokan. Massa bertekad akan mengawal sidang yang juga Ketua Panter PSHT Karanganyar tersebut.

Massa datang secara solidaritas dengan biaya sendiri menyewa mobil dan angkutan lainnya. Sedangkan ratusan massa lainnya datang naik motor merangsek di halaman pengadilan. Meski begitu ratusan massa tersebut tidak sampai membuat jalan macet karena pada minggir di trotoar. Tertip lalulintas.

Selain itu rombongan massa berjalan tertib sehingga arus lalu lintas pun lancar. ‘Kami yakin Mas Agus tidak melakukan kesalahan, sehingga tolong bebaskan tokoh kami,”ujar salah satu warga PSHT di depan tembok PN saat sidang berlangsung.

Aksi dukungan itu baru rampung setelah Agus turun kejalan menenangkan massa tersebut. ‘Pada sedulur PSHT, saya mengucapkan terima kasih dan saya memahami hati sedulur semua yang dengan ikhlas mendukung saya. Tapi saya mohon sedulur membubarkan diri pulang demi kebaikan semua,” kata Agus Pramono jati ditengah ratusan masa didepan Kantor pengadilan Karanganyar.

Tak lama akhirnya masa pun bubar setelah diminta bubar oleh Agus. Akhirnya massa bubar secara tertib meninggalkan PN Karanganyar dan pulang ke rumah masing-masing.

Sementara Sidang berlangsung cepat yakni pembacaan dakwaan oleh Majelis Hakim dipimpin oleh Ayun Kristianto SH dan Jaksa Penuntut Umum JPU Kusmini SH. Agenda sidang pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Agus Pramono jati dengan didakwa Pasal 170 KUHP & UU Nomor 17 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak.

Saat dikonfirmasi Agus menyatakan keberatan atas dakwaan tersebut.”Saya tetap patuh dan taat pada hukum namun pada materi dakwaan itu saya merasa keberatan karena ada substansi dakwaan yang tidak sesuai dengan fakta,” tandasnya kepada wartawan

Namun detailnya. dirinya menyerahkan pada pengacara yang dia tunjuk,” tambahnya.

Wartawan : Dawam Mashuri

Editot : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *