Meski PPKM Diperpanjang, Pemilihan RT RW di Solo Tetap Lanjut Terus

detikcyber.com, Solo – Masa bakti dari 2.700 ketua rukun tetangga (RT) dan 600 ketua rukun warga (RW) di Kota Solo akan habis di akhir bulan Januari 2021. Pemilihan ketua RT/RW pun tidak bisa ditunda-tunda lagi, atau tetep dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Surakarta Hendro Pramono mengatakan tetap mengindahkan surat edaran dari Mendagri terkait dengan perpanjangan PPKM Jawa- Bali. Sehingga pemilihan ketua RT RW tetap ada pembatasan serta menerapkan protokol kesehatan yang paling utama.

“Akan tetapi cara teknis Pemilihan RT RW ini, panitia RT RW tidak menimbulkan kerumunan. Namun dengan cara keliling dari rumah ke rumah untuk mengantarkan surat suara,” jelas Hendro kepada detikcyber.com.

Secara teknis, diawali dari pemilihan ketua RW terlebih dahulu. Kemudian setelah RW terbentuk, membuat panitia untuk pemilihan ketua RT. Saat ini sebagian pemilihan ketua RT RW sudah berjalan dengan baik dan lancar, dan yang terpilih dalam pemilihan ketua RT maupun ketua RW akan dilakukan pelantikan secara bersama.

Pelaksanaan pelantikan ketua RT RW terpilih diharapkan Februari 2021 sebelum Walikota-Wakil Walikota FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo purna tugas, ketua RT RW yang terpilih sudah bisa dilantik.

“Mudah mudahan kalau tidak ada halangan apapun, tetap akan dilakukan pelantikan sebelum pak wali berakhir. Sebagian pemilihan ketua RT RW di Kota Solo sudah terpilih. Saat pendemi virus Covid-19 ini, masyarakat bisa memilih calon ketua RT RW yang tidak harus berkumpul di suatu tempat, akan tetapi dari pihak panitia keliling membagikan surat suara. Dan setelah membagi surat suara masyarakat akan memasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan oleh panitia. Tergantung perkembangan bagaimana. Ketua RT RW Sekarang kan masih sampai ada pelantikan lagi,” pungkas Hendro.

Sementara itu Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta Ahyani mengatakan bahwa tetap mengizinkan pemilihan ketua RT RW di lingkungan masyarakat, dikarenakan sudah sangat mendesak. Namun demikian pihaknya, tetap tidak menginginkan adanya pertemuan ataupun kerumunan masyarakat saat pemilihan berlangsung. Yang artinya panitia harus melakukan musyawarah secara daring ataupun pemilihan secara virtual.

“Ya pemilihan ketua RT RW tetep harus berjalan, dikarenakan sudah mau habis jabatan mereka. Sebelum pak walikota dan pak wakil walikota selesai kan harus sudah dilantik,” tandas Ahyani kepada detikcyber.com saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (24/01/2021).

Pemkot Surakarta telah sepakat dengan Pemerintah Pusat untuk memperpanjang masa PPKM dua minggu ke depan di Kota Solo. Semua kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan tetap tidak diizinkan, termasuk kegiatan pertemuan RT RW. Selama PPKM berlangsung masyarakat juga dilarang atau tidak diperbolehkan untuk menggelar hajatan baik yang diadakan di rumah maupun gedung pertemuan.

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *