Polres Kota Madiun Lakukan Penyekatan Di Siang Hari, Guna Cegah Pesebaran Covid-19 di Kota Madiun

detikcyber.com, Madiun – Polres Kota Madiun mendukung kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk memutus mata rantai penyebaran virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Madiun. Dengan cara melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun, selain melakukan operasi Yustisi. Penyekatan yang dilakukan tidak hanya di malam hari saja, namun di siang hari dikhususkan bagi pendatang ataupun masyarakat yang beraktifitas di Kota Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan bahwa kegiatan penyekatan yang dilakukan oleh Polres Madiun sejak pertengahan bulan, dikarenakan selain adanya PPKM di Kota Madiun, juga adanya pembatasan jam malam serta sejumlah pusat keramaian seperti mall, pasar tradisional yang masih ada beroperasi di siang hari. Karena itu alasan diadakan penyekatan pada siang hari yang bekerjasama dengan TNI dan Pemkot Madiun guna untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Kalau diberlakukan PPKM di Kota Madiun sudah jelas, ditambah lagi pemberlakuan jam malam. Dengan harapan pada malam hari kan sepi di Kota Madiun. Namun sebaliknya pada siang hari, masih adanya kerumunan orang di pusat perbelanjaan seperti mall, pasar tradisional. Tidak menutup kemungkinan akan diadakan penyekatan pada siang hari guna untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya di Kota Madiun,” ungkap Kapolres AKBP Dewa kepada detikcyber.com saat ditemui di ruangannya, Kamis (21/02/2021).

Penyekatan pada siang hari yang ditetapkan oleh Pemkot Madiun yang ditujukan untuk para pendatang dari luar kota. Selain itu para pendatang dari luar kota Madiun disarankan untuk wajib membawa surat bebas Covid-19, dengan dibuktikan dengan surat keterangan Rapid Tes Antigen dengan hasil negatif. Petugas akan memeriksa semua kendaraan yang masuk di Kota Madiun melalui jalan tol untuk memeriksa surat tersebut di pintu exit Tol Solo-Ngawi dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di Kota Madiun.

“Himbauan untuk pengendara kendaraan yang melintas di jalan Tol dari luar kota yang datang ke Kota Madiun, agar menyiapkan surat bebas Covid-19 guna untuk bentuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. Jadi semisal tidak ada kepentingan yang mendesak, dihimbau untuk tidak jalan-jalan keluar kota daripada menimbulkan klaster baru persebaran virus Covid-19. Kalaupun harus keluar rumah, harus melengkapi diri dengan protokol kesehatan (prokes) serta surat bebas Covid-19,” jelas Kapolres AKBP Dewa.

Jika para pengendara kendaraan dari luar Kota Madiun tidak memiliki surat bebas Covid-19, maka akan disuruh putar balik ke daerah asal. Ataupun akan diadakan test Rapid Antigen secara mendadak.

Wartawan : Budy Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *