KPU Sukoharjo : Tetapkan Paslon Etik Suryani-Agus Santosa (EA) Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo


detikcyber.com, Sukoharjo – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santoso (EA) resmi ditetapkan KPU Sukoharjo sebagai pemenang pada pilkada tahun 2020.

Penetapan dalam agenda rapat pleno terbuka Pasangan calon Terpilih yang digelar di pendopo KPU Sukoharjo, Kamis (21/01/2021).

Rapat pleno terbuka penetapan calon terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Sukoharjo tahun 2020 yang dihadiri oleh paslon nomor 1 Etik Suryani- Agus Santoso, perwakilan partai dari PDIP, Nasdem, Partai Golkar, kemudian calon bupati paslon nomor 2 Wibawa Aji Santosa tanpa dihadiri calon bupati Joko Santoso yang berhalangan hadir saat penetapan calon terpilih bupati dan wakil bupati Sukoharjo tahun 2020 yang diadakan oleh KPU Sukoharjo.

Bupati terpilih tahun 2020 Etik Suryani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Sehingga diberikan amanah oleh masyarakat untuk memimpin Sukoharjo kedepannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Saya bersama pak Agus Santoso berharap bisa mengemban amanah dari masyarakat dengan sebaik-baiknya, berjalan dengan baik dan lancar demi memajukan Sukoharjo. Amanah yang diberikan oleh kami sebagai tantangan dalam memimpin Sukoharjo kedepan,” ungkap Etik kepada detikcyber.com saat jumpa pers seusai penetapan rapat pleno terbuka Paslon terpilih 2020 di Pendopo KPU Sukoharjo, Kamis (21/01/2021).

Pasca penetapan rapat pleno terbuka bupati dan wakil bupati Sukoharjo tahun 2020 yang dilaksanakan saat situasi pandemi Covid-19, secara otomatis program yang dilakukan lebih difokuskan pada penanganan Covid-19 serta dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat utamanya.

“Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka program kami tetap memfokuskan agar bagaimana virus Corona dapat berkurang di Sukoharjo serta dampak yang dirasakan bagi masyarakat,” pungkas Etik Suryani.

Sementara itu Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan bahwa rapat pleno penetapan digelar setelah pihaknya menerima surat pemberitahuan e-BRPK dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pasca penetapan KPU segera mengumumkan secara resmi di laman KPU termasuk melibatkan badan adhoc yakni PPK. Selain itu sesuai dengan mekanisme KPU, akan menyerahkan berkas rekomendasi pelantikan ke DPRD Sukoharjo,” beber Nuril kepada detikcyber.com.

Tentang rencana pelantikan pasangan terpilih sesuai dengan masa jabatan bupati Wardoyo Wijaya berakhir antara 16 dan 17 Februari 2021. Maka pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilaksanakan sekitar tanggal tersebut.

“Adapun mekanisme dari pelantikan Bupati dan wakil bupati terpilih sepenuhnya merupakan wewenang dari Kemendagri,” pungkas Nuril.

Wartawan : Dhiki Prasetyo
Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *