Mal Tertib, Karaoke Melanggar, Saat Penerapan PPKM Di Semarang

detikcyber.com, Semarang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melakukan operasi yustisi secara rutin pada malam hari dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tepatnya sejak 11- 25 Januari 2021. Dari hasil pantauan, pengelola mal tertib menutup sesuai dengan jam operasional usahanya pada 19.00 WIB. Namun, masih ditemukan tempat karaoke yang melanggar jam operasional.

Tanpa menyebutkan nama dan daerah karaoke, pihaknya siap menindak tegas yang melangar kebijakan PPKM. “Pada tanggal 11 Januari 2021 kemarin, kami sampaikan terimakasih kepada pemilik mal, hampir jam 19.00 WIB sudah tutup. Yang menjadi permasalahan adalah karaoke, memang sebelumnya dibatasi sampai jam 23.00 WIB, akan tetapi sekarang dibatasi sampai jam 21.00 WIB, padahal tamu yang datang biasanya jam 20.00 WIB,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto kepada detikcyber.com, Rabu (13/01/2021).

pengelola karaoke merasa rugi dengan diterapkannya PPKM ini, Namun, mereka diminta untuk bersabar karena kebijakan tersebut untuk kepentingan nasional. Satpol masih memberi waktu, jika masih ada yang menyepelekan Perwal Nomor 52 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pecegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19).

Sikap tegas yang diambil bukanlah semata untuk mematikan usaha karaoke, akan tetapi demi menekan penularan Covid-19 di Semarang. Pantauan Satpol PP di lapangan masih menemukan banyaknya anak muda yang melanggar ketentuan protokol kesehatan. Mereka tidak memakai masker, nongkrong di kafe, hingga memicu timbulnya kerumunan.

Bukan hanya pengusaha besar, “Satpol PP tak pandang bulu untuk menindak pedagang kaki lima yang melanggar ketentuan revisi Perwal Nomor 52 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pecegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19)”. Di Kecamatan Pedurungan, sudah ada 20 gerobak milik pedagang yang telah diamankan. Gerobak itu diambil sementara dan bisa diambil pedagang, langkah itu untuk memberi efek jera terhadap pedagang.

Wartawan : B Sugiharto / Dhiki Prasetyo

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *