Bupati Boyolali, Pemberlakuan PSBB Baru Akan Dirapatkan

detikcyber.com, Boyolali – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Pusat untuk wilayah Jawa-Bali mulai tanggal 11 – 25 Januari 2021. Bupati Boyolali, Seno Samodro mengatakan, PSBB tersebut kewenangan dari pemerintah pusat. Sementara itu untuk Pemkab Boyolali masih akan dirapatkan terlebih dahulu.

*PSBB Jawa-Bali yang berlaku 11-25 Januari 2021, nanti apakah berdasarkan setiap desa ataupun kecamatan, dan hasilnya setelah diadakan rapat bersama stekholder terkait, Senin, (11/01/2021),” ungkap Bupati Boyolali, Seno Samodro kepada detikcyber.com seusai melakukan penanaman 1000 pohon dalam rangka HUT PDIP ke-48 di wisata Kebonraya Indrokilo Boyolali, Minggu (10/01/2021).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kabupaten Boyolali nantinya disesuaikan dengan tempat daerah yang memiliki zona merah.

“Sebaiknya nanti yang di PSBB itu yang benar benar masuk dalam zona merah, kalau yang zona hijau ya tidak usah dilakukan PSBB. Jadi perdesa yang benar benar masuk dalam zona merah, tidak semua di PSBB. Ya, kita cermati secara logis saja,” ungkap Seno kepada detikcyber.com.

Saat penerapan PSBB nantinya kegiatan masyarakat tidak dilarang, namun ada pembatasan serta sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kita akan taati aturan yang ada, intinya kita melakukan kegiatan juga sesuai protokol kesehatan,” tandas Seno.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali, S.Paryanto sangat mendukung kebijakan yang diambil oleh Bupati terkait dengan bentuk PSBB yang akan diterapkan di Boyolali.

“Kegiatan dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke 48 di Kabupaten Boyolali dengan menanam 1.000 pohon, diharapkan kelak dapat meninggali anak cucu dengan mata air bukan air mata,” ungkap Paryanto kepada detikcyber.com di konfirmasi saat melakukan penanaman 1000 pohon dalam rangka HUT PDIP ke-48 di wisata Kebonraya Indrokilo Boyolali, Minggu (10/01/2021).

Selain kegiatan penanaman 1000 pohon dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke-48 juga mendengarkan Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati dan diteruskan dengan syukuran 48 tumpeng di Gedung Marhen serta selanjutnya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Wartawan : Dhiki Prasetyo

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *