Turut Berduka, Warga Solo Kirim Bunga dan Ucapan Belasungkawa Ke Kantor Sriwijaya Air

detikcyber.com, Solo – Musibah hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan rute penerbangan Jakarta Pontianak pada Sabtu (09/01/2021) siang dirasakan oleh warga Solo. Sejumlah warga mengirimkan bunga dan ucapan belasungkawa ke Kantor Sriwijaya Air Cabang Solo di Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, Minggu (10/01/2021).

Lima perempuan yang mengenakan pakaian serba hitam, kemudian membawa bunga dengan ucapan bela sungkawa, duka cita dan keprihatinan atas peristiwa naas tersebut. Sebelum ucapan duka diterima oleh pihak Sriwijaya Air, mereka juga berdoa supaya korban segera ditemukan, serta keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan tim yang mencari pesawat Sriwijaya Air tipe Boeing 737-500 segera menemukan titik terang.

Salah seorang warga, Niken Ayu Mutiasari (20) mengaku, aksinya ini bentuk dari keprihatinan dan duka cita atas musibah hilangnya Pesawat Sriwijaya Air. Pihaknya memberikan bunga ini dan berharap yang terbaik, semua korban segera ditemukan, keluarga yang ditinggalkan pun diberikan ketabahan dan kesabaran.

“Kami mendatangi kantor Kantor Sriwijaya Air Cabang Solo di Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, untuk memberikan bunga bentuk duka cita kami. Semoga korban segera ditemukan keluarga yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan dan kesabaran,” ungkap Niken kepada detikcyber.com, Minggu (10/01/2021).

Sementara itu, Stasiun Manager Sriwijaya Air Solo Agus Purwanto menyampaikan terimakasih atas support yang telah diberikan oleh warga Solo kepada Sriwijaya Air, dan juga kepada keluarga korban. Kendatipun tidak ada satupun manifes penumpang yang berasal dari Kota Bengawan.

“Meskipun warga Solo yang datang ke Kantor Sriwijaya Air Cabang Solo, tidak ada hubungan dengan korban. Akan tetapi simpatisan dari warga Solo luar biasa, bisa memberikan dukungan mental ke kami dari Sriwijaya Air sendiri bahkan ke keluarga korban. Ini sangat sungguh berarti kepada keluarga korban dan kru Sriwijaya Air yang ikut dalam penerbangan tersebut.” ungkap Agus kepada detikcyber.com saat ditemui di ruangannya, Minggu (10/01/2021) siang.

Agus berharap, dengan adanya kejadian Sriwijaya Air ini menjadi musibah yang terakhir dalam dunia penerbangan. Seluruh kru di dalam dan penumpang dalam kondisi baik. Semua keluarga yang ditinggalkan dan kerabat semuanya menerima dengan lapang dada dan tabah menjalani semuanya.

Untuk sementara ini dampak dari Penerbangan Sriwijaya Air dari dan ke Solo, Agus menyebut sampai sekarang belum ada, dikarenakan rata-rata perjalanan penerbangan dari Solo ke Pontianak langsung dari Solo.

“Serta hasil dari monitor di bandara belum ada pembatalan pembatalan tiket pesawat Sriwijaya Air sampai Minggu siang masih berjalan normal. Terkecuali pembatalan dikarenakan persyaratan penerbangan dari Solo ke Pontianak harus mengantongi Swab PCR Covid-19.” pungkas Agus

Wartawan : Dhiki Prasetyo

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *