Satu Perawat Dinyatakan Positif Covid-19, IGD RSUD. Hardjono Ponorogo Lockdwon

detikcyber.com, Ponorogo – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD. Dr. Hardjono Ponorogo mengumumkan kepada publik selama 3 hari, mulai Kamis (07/01/2021) hingga Sabtu (09/01/2021) pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dilakukan penutupan sementara atau lockdown.

Penutupan dilakukan oleh pihak rumah sakit, setelah ada satu perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang positif terpapar virus Covid-19 yang berdasarkan dari hasil tes usap. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dr. Abraham Reza Al Kautsar kepada detikcyber.com, Kamis (07/01/2021).

Pasca dari salah satu orang yang dinyatakan positif terpapar virus Covid-19 dan berdasarkan hasil dari tes usap. Maka seluruh petugas di IGD yang lainnya akan dilakukan tes swab pada Kamis (07/01/2021).

Tes swab akan dilakukan secara 2 kali, mengingat kapasitas Laboratorium mikrobiologi milik RSUD belum bisa menyelesaikan uji lab dalam satu waktu. Sebanyak 43 orang dari kalangan paramedis, dokter dan cleaning servis yang akan dilakukan tes usap.

“Pagi hari, kita melakukan uji swab dari sebagian jumlah keseluruhan dan akan dilanjutkan sore yang belum melakukan tes usap. Dan hasilnya akan di ketahuai keesok harinya. Apabila hasilnya negatif Sabtu (09/01/2021) akan dibuka kembali, namun apabila hasilnya positif maka pihak RSUD akan melakukan alternatif yang lain. Diantarannya dengan menggeser perawat jaga yang di dalam, “jelas dr. Reza.

Meskipun pelayanan IGD ditutup, namun pelayanan yang lain tetap buka. Seperti oelayanan yang di Poli tetap buka.

“Pasien rawat inap bisa masuk tapi yang melewati poli”, pungkas dr. Reza kepada detikcyber.com.

Wartawan : Budy Prasetyo

EDITOR : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *