Dirut PDAM Kabupaten Kudus Dituntut Empat Tahun

detikcyber.com, Semarang – Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Ayatullah Humaini yang dituntut jaksa Kejati Jateng Sri Heryono selama empat tahun dalam persidangan kasus dugaan pungutan liar dalam rekrutmen pegawai di lingkungan BUMD. Selain itu, jaksa juga mengenakan denda Rp 50 juta, setera tiga bulan kurungan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (5/1/2021).

“Menuntut majelis hakim yang menangani perkara untuk menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Ayatullah Humaini selama empat tahun,” tandas Sri Heryono saat membacakan tuntutannya dihadapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Arkanu.

Terdakwa terbukti mengetahui dan memerintahkan untuk meminta uang kepada calon pegawai yang ingin diangkat dengan besaran Rp 75 juta per orang.

Dalam tuntutannya jaksa menjelaskan, pungutan berawal ketika terdakwa pinjam uang Rp 600 juta kepada seorang pengusaha, Sukma Oni, terdakwa lain dalam berkas terpisah. Uang tersebut digunakan Ayatullah untuk mencalonkan diri dalam seleksi Dirut PDAM Kudus pada 2018.

Uang itu digunakan membayar Rp 600 juta kepada anggota tim pemenangan Bupati Kudus, M Tamzil, sebagai pelicin agar diangkat menjadi direktur utama. Terdakwa berupaya untuk mengganti dengan cara memungut sejumlah uang dari calon pegawai tetap PDAM, serta memberi proyek kepada Sukma Oni.

Jaksa menilai terdakwa terbukti bersalah dan melanggar pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31/ 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20/ 2001. Pada proses penerimaan pegawai, Sukma Oni bertugas sebagai penerima uang pungutan yang sebesar Rp 720 juta dari sejumlah calon pegawai.

Dari uang pungutan itu, Rp 77 juta di antaranya dipakai untuk kepentingan pribadi, sedangkan yang Rp 643 juta buat melunasi utang kepada Sukma Oni. Dalam sidang kasus yang sama, Sukma Oni dan Kepala Bagian Kepegawaian PDAM Kudus, Toni Yuliantoro, masing-masing dituntut hukuman selama dua tahun penjara serta denda Rp 50 juta.

Wartawan : Dhiki Prasetyo/B Sugiharto

47 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *