Breaking  News : Kecelakaan Beruntun Tewaskan Mantan Personil Trio Macan

detikcyber.com, Semarang – Kecelakaan beruntun terjadi di tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 428 pada Senin (4/1/2021) sekitar pukul 14.30 WIB. Kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan tersebut menyebabkan satu orang meninggal.

Korban meninggal yaitu Yuselly Agus Stevi alias Cacha Selly yang merupakan mantan personel grup dangdut Trio Macan. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Dari olah TKO sementara yang dilakukan polisi, insiden tersebut berawal dari adanya kecelakaan yang melibatkan mobil CRV H 19 FE dengan Honda CRV B 1641 FLS. Akibatnya, dua kendaraan di belakangnya yaitu mobil Pajero AD 7490 DD dan Fortuner AD 8190 Q tak bisa menghindar.

Mengetahui hal itu, kendaraan BRV yang ditumpangi korban berusaha menghindar.
Namun, karena saat itu laju kendaraannya cukup kencang sehingga justru membuatnya hilang kendali.

“Selanjutnya mobil yang ditumpangi Yuselli dengan pengendara Kotibul Umam, BRV S 1180 HW ini coba menghindari kecelakaan di depannya hingga mental ke jalur A dari sebelumnya di jalur B karena tepat berada di U-turn,” jelas Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo.

Saat masuk ke jalur A itu, mobil BRV yang ditumpangi korban tertabrak bus bernomor polisi B 7378 TGD hingga masuk lagi ke jalur B.

Pada saat bersamaan, mobil boks D 9312 AG yang berusaha menghindari kecelakaan beruntun itu justru terguling ke arah kiri,” kata Aristo.

Aristo menambahkan , para korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ungaran untuk mendapat perawatan medis.

Dalam kecelakaan itu, diketahui hanya satu korban yang mengalami luka cukup parah, yaitu penumpang BRV.

“Dari kecelakaan tersebut, korban luka hanya dua orang, yakni sopir dari Cacha luka ringan dan Cacha yang mengalami cedera di bagian kepala tersebut,” terangnya.

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Ungaran, mantan personel Trio Macan Yuselly Agus Stevi alias Cacha Selly dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (5/1/2021).

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo saat dikonfirmasi. “Iya, infonya meninggal siang ini setelah menjalani perawatan di RSUD Ungaran,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat mendapat perawatan medis tersebut korban sebenarnya akan dirujuk ke rumah sakit lain.

Namun, karena kondisinya tidak sadarkan diri sehingga perawatan tetap dilakukan di RSUD Semarang.

Adapun penyebab kematian korban diketahui karena menderita luka cukup parah pada bagian kepala akibat kecelakaan tersebut.

Wartawan : B Sugiharto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *