Pasar Besar Madiun Tutup Sementara, Ada Sejumlah Pedagang Terpapar Covid-19

detikcyber.com, Madiun – Seluruh aktifitas jual-beli di Pasar Besar Madiun (PBM) untuk sementara ditutup. Penutupan dilakukan selama tiga hari, mulai 3-5 Januari 2021. Dikarenakan adanya sejumlah pedagang yang terpapar covid-19. Bahkan ada yang meninggal karena Covid-19.

Kasi Sarpras dan Ketertiban Dinas Perdagangan Kota Madiun, Tugas Prasetyo membenarkan penutupan sementara PBM. Bagi pedagang yang berdomisili di Kota Madiun dapat kembali berjualan mulai 6 Januari 2021. Sedangkan untuk pedagang dari luar kota Madiun baru diperkenankan berjualan 9 Januari 2021. Dan ini masih menunggu hasil evaluasi saat dilakukan penutupan PBM.

“Pedagang yang ingin melakukan aktifitas di PBM, harus wajib menunjukkan surat keterangan hasil rapid tes yang menyatakan negatif. Serta nanti akan ada pemeriksaan dari petugas yang berada di pasar,” ucap Tugas Prasetyo kepada wartawan detikcyber.com, Sabtu (2/1/2021).

Seorang pedagang konveksi yang berada di PBM, Linda Fitriani Susanti mengatakan, penutupan pasar telah diumumkan oleh pihak Dinas Perdagangan. Di mulai tanggal 6-8 Januari 2021, pedagang yang berasal dari luar kota belum diizinkan berdagang di PBM.

“Kita selaku pedagang di PBM, ya menaati aturan pemerintah dengan protokol kesehatan ketat. Demi keamanan kita juga sebagai pedagang di PBM. Akan tetapi menyikapi kondisi yang ada, kita hanya pasrah saja. Yang terpenting kita selamat dan bisa berjualan lagi,” terang Linda kepada wartawan detikcyber.com, Sabtu (2/1/2021).

Penutupan sementara PBM sebagai upaya Pemkot Madiun untuk melakukan sterilisasi pasar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Yakni dengan cara penyemprotan cairan disinfektan secara menyeluruh di area pasar PBM oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. (Budy Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *