29 Napi Lapas Kelas I Madiun, Terima Remisi Khusus Keagamaan saat Natal 2020

detikcyber.com, MADIUN – 29 dari 35 Narapidana (Napi) yang beragama Kristen dan Katolik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun mendapat remisi khusus (RK) keagamaan atau pengurangan masa pidana saat perayaan Natal 2020. Adapun enam lainnya belum menerima remisi dikarenakan tidak memenuhi syarat. Rinciannya ada lima orang yang belum menjalani sepertiga masa pidana dan satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terjerat kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

Surat Keputusan (SK) Remisi diberikan saat acara misa atau kebaktian di Gereja Paulus Lapas Kelas I Madiun, Jum’at (25/12/2020).

SK yang diberikan langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun, Supriyanto, mengatakan, remisi diberikan sebagai bentuk pembinaan dengan harapkan dapat menyemangati warga binaan untuk memperbaiki serta introspeksi diri.

“Kita berharap dengan pemberian remisi khusus keagamaan ini akan mengurangi masa pidananya sehingga mereka bisa cepat pulang. Kemudian kami juga ingin mereka berkelakuan baik sehingga bisa berintegrasi dengan masyarakat ketika keluar dari lapas dan kembali ke lingkungannya masing-masing,” ungkap Supriyanto.

Sementara itu perwakilan warga binaan yang menerima remisi, Adi Harjo (53) mengaku senang berkesempatan menerima remisi. Pria asal Surabaya mengaku sudah enam kali menerima remisi. Saat ini dirinya sudah menjalani hukuman selama 6 tahun dari total masa pidana 10 tahun.

“Saya sangat senang dan bahagia sekali. Dengan adanya remisi Natal 2020 berarti ada satu kesempatan kita lebih cepat berkumpul bersama keluarga. Saya sudah enam kali mendapat remisi. Yang tahun ini mendapat dua bulan,” terang Adi Harjo kepada wartawan.

remisi keagamaan hari ini diberikan secara serentak di seluruh Lapas dan Rutan se Indonesia. Adapun di Lapas Kelas I Madiun, dari 29 napi yang mendapat remisi, terinci 10 orang terkena PP No. 99/2012 dan 19 napi non PP No. 99/2012 atau perkara kriminal tindak pidana umum.

Pengurangan masa pidana yang diberikan pada remisi khusus Natal bervariasi mulai 15 hari hingga dua bulan. Dengan rincian pengurangan masa pidana 15 hari ada lima orang, satu bulan ada 14 orang, satu bulan 15 hari ada enam orang dan remisi dua bulan ada empat orang. Mereka mendapat remisi dikarenakan dianggap memenuhi syarat.

Diantaranya berkelakuan baik, menjalani masa pidana minimal 6 bulan serta rutin mengikuti kegiatan bimbingan kerohanian. Walaupun dilaksanakan sederhana, perayaan Natal 2020 di Gereja Paulus Lapas Kelas I Madiun berlangsung dengan khidmat. Itupun diwarnai pernak-pernik Natal. Sementara itu hingga saat ini secara keseluruhan sebanyak 1.072 WBP Lapas Kelas I Madiun. Dengan rincian 1.052 WBP laki-laki dan 20 orang perempuan. (Budy Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *