Batik Solo Trans (BST) Koridor 1 beroperasi, Sistem Contraflow di Jalan Slamet Riyadi

detikcyber.com, SOLO – Batik Solo Trans (BST) Koridor 1, beroperasi hari ini Kamis (24/12/2020) melalui rute baru contraflow (melawan arus) Jalan Slamet Riyadi ruas Gladag hingga persimpangan Gendengan. Adanya contraflow di ruas jalan slamet riyadi membuat lalulintas dari arah barat sedikit tersendat.

Rute baru BST Koridor 1 dari Terminal Palur-Bandara Adi Soemarmo Pergi pulang (PP) melalui Jalan Kolonel Sutarto-Jalan Urip Sumoharjo- Jalan Jenderal Sudirman. Lalu ada contraflow dari Gladag sampai simpang empat Gendengan.

Rute yang sebelumnya, BST Koridor 1 itu dari Gladag melintas depan PGS, Jalan Mayor Sunaryo-Jalan Kapten Mulyadi-Jalan Veteran-Jalan Dr Rajiman-Jalan dr Wahidin, sebelum tiba di persimpangan Gendengan.

Operasional BST Koridor 1 Contraflow ini memang sudah berjalan normal, sesuai tiem table. Hanya saja di jalan Slamet Riyadi dari arah barat lebih padat dari biasanya dikarenakan tersisa dua lajur. Lajur paling utara masih digunakan untuk parkir On streat.

Kepala Dishub Surakarta, Hari Prihatno, menegaskan penerapan contraflow di jalan Slamet Riyadi terhadap BST Koridor 1 membutuhkan adaptasi bagi pengguna jalan.

“Masyarakat harus membiasakan diri (dengan jalur baru BST), dikarenakan fly over purwosari dibuka. Sehingga jumlah kendaraan dari barat ke timur lebih besar, karena tidak lagi terkonsentrasi di overpass Manahan,” jelas Kepala Dishub Surakarta, Hari Prihatno kepada wartawan.

Setelah ujicoba sepekan, rencana 29 Desember 2020 akan diremiskan operasonalnya bersama BST Koridor 2 serta angkutan pengumpan feeder.

Sementara itu, Kasi Angkutan Orang Dishub kota Surakarta, Dwi Sugiharso, mengatakan sistem melawan arus di jalur Batik Solo Trans (BST) Koridor 1 sebanyak 20 unit bus yang akan dioperasikan, dari total 27 unit. Total keseluruhan armada BST Koridor 1 adalah 30 armada, 27 operasi sementara 3 lainnya cadangan.

“Kekurangan armada BST Koridor 1 dipastikan siap sebelum peresmian dilakukan pada 29 Desember mendatang,” ungkap Dwi Sugiharso.

“Mengingat operasional BST Koridor 1 ini menggunakan Jalan Slamet Riyadi, Dishub Surakarta akan melakukan perubahan sudut parkir bagi kendaraan roda empat yang berada di sepanjang segmen Gladak-Gendengan. “Sudut parkir yang sebelumnya 45 derajat kini akan diubah menjadijadi 0 derajat alias paralel”. (Dhiki Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *