Antisipasi Klaster Natal, Polresta Surakarta Pantau Ketat Prokes 13 Gereja

detikcyber.com, SOLO – Tim Polresta Surakarta yang diback up Brimob Polda Jateng untuk pengecekan terkait pelaksanaan ibadah Natal. Petugas menyisir setiap ruangan Gereja serta setrilisasi. Selain itu mengecek tempat cuci tangan, jaga jarak antar jemaat, sampai akses keluar masuk gereja diatur agar tidak terjadi kerumunan, Rabu (23/12/2020).

Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol I Ketut Sukarda mengatakan, potensi kerumunan menjadi perhatian khusus terutama di tempat cuci tangan.

“Jangan sampai lengah potensi di tempat cuci tangan kita tempatkan personel. Dengan harapan tidak ada potensi kerumunan,” ungkap I Ketut Sukarda, di sela memimpin sterilisasi di Gereja Katolik ST Paulus, Kerten, Laweyan.

Beberapa personel yang akan ditempatkan untuk mengantisipasi kerumunan. Kemudian protokol kesehatan yang hendak masuk pintu gereja sudah diatur jarak minimal 1 meter, kemudian pengukur suhu tubuh sampai dengan tempat duduk antar jemaat dibatasi 1,5 meter.

“Kemudian pintu masuk ada marka jaga jarak. Yang terpenting prokes di jarak tempat duduk juga dibatasi marka. Sehingga potensi kerawanan dapat di antisipasi dengan harapan tidak ada klaster-klaster baru setelah perayaan ibadah Natal 2020,” jelas Sukarda.

Sementara itu, Seksi Keamanan Gereja Santo Paulus Kerten, Susilo mengatakan, bahwa protokol kesehatan akan diterapkan dengan ketat. Selain standar 3M, pihak gereja sudah mengatur jadwal Misa Natal 2020.

“Pada Kamis 24 Desember 2020 ada dua kali misa dengan jemaat masing-masing 1.100 dari 50 persen dari kapasitas gereja,” beber Susilo kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Serta sudah dilakukan pendaftaran misa dan jemaat diberikan kartu khusus. Hal ini untuk mengantisipasi jemaat dari luar daerah yang akan mengikuti misa.

“Ada pendaftaran misa, pakai kartu, kalau tidak membawa kartu tidak bisa masuk. Batas usia 10 tahun ke atas sampai 60, lebih dari 60 tahun ke atas daring live streaming. Jemaah dari luar tidak bisa karena sudah dibagikan kartu.”

Tim sterilisasi gereja juga mewaspadai gangguan keamanan dan intoleransi. Personel polisi bersenjata laras panjang diterjunkan untuk mengamankan gereja pada ibadah Natal 2020 di Solo, Jawa Tengah. Kepolisian akan mengamankan 16 gereja prioritas pertama dikarenakan memiliki jumlah jemaat terbanyak. (Dhiki Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *