Jelang Libur Nataru, Jumlah Penumpang di Terminal Purboyo Madiun Mengalami Peningkatan

detikcyber.com, MADIUN – Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Terminal Purboyo Madiun, Suyatno mengatakan, animo masyarakat menggunakan moda transportasi darat khususnya armada bus cukup tinggi. Saat ini di Terminal Purboyo Madiun mulai terjadi peningkatan 10 persen dibanding sebelumnya. Apalagi tidak ada persyaratan khusus bagi calon penumpang yang menggunakan moda transportasi darat, khususnya armada bus.

Serta tidak mewajibkan calon penumpang mengantongi surat keterangan sehat maupun surat rapid tes dengan hasil non reaktif. Menjadi salah satu faktor peningkatan jumlah penumpang di terminal.

Disisi lain, salah seorang penumpang bus, Leo mengatakan, dirinya memilih menggunakan bus dikarenakan tarifnya yang terjangkau, serta tidak ada persyaratan khusus yang wajib dipenuhi oleh calon penumpang. Hanya saja, harus menerapkan protokol kesehatan.

“Saya memilih naik bus dikarenakan simpel, tidak ada aturan yang sangat ketat. Begitu masuk ke terminal saya dicek suhunya, dimintai identitas diri seperti KTP kemudian kartu identitas KTP difoto oleh petugas untuk melihat perjalanan kita dari mana ke mana. Lalu disuruh mencuci tangan dengan sabun, meskipun saya membawa handsanitizer sendiri,” ungkap Leo, Kamis (17/12/2020).

“Hasil rapid tes sementara tidak kita berlakukan lagi. Yang jelas kita mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Kebijakan itu sudah dilonggar kan. Akan tetapi disini memang protokol kesehatan kita terapkan. Mulai dari pengecekan suhu calon penumpang serta pendataan pun kita laksanakan,” ungkap Suyatno saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (17/12/2020).

Bus AKDP yang masuk ke Terminal Purboyo Kota Madiun setiap harinya diatas 100 unit dengan penumpang lebih seribu orang. Sedangkan bus AKAP yang masuk ke terminal Purboyo Madiun, setiap harinya rata-rata diatas 340 unit dengan jumlah penumpang lebih 2.800 orang. (Budy Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *