Sidang Pembunuhan Satu Keluarga Di Desa Duwet, Baki Digelar Secara Virtual

detikcyber.com, Sukoharjo – Persidangan terkait kasus pembunuhan satu keluarga yang berasal di Desa Duwet, Baki, dengan tersangka HT di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo kembali digelar dengan menghadirkan empat saksi, Senin (14/12/2020).

Saat persidangan kasus pembunuhan satu keluarga berlangsung, belasan warga yang berada di sekitar rumah korban mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo dan tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan persidangan dikarenakan persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Sukoharjo dilakukan secara virtual.

Belasan warga di sekitar rumah korban yang tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan persidangan, hanya dapat membentangkan poster yang bertuliskan kecaman serta dukungan kepada Pengadilan Negeri Sukoharjo agar tersangka HT mendapatkan hukuman mati.

Sementara itu, tetangga rumah korban, Agung Cahyono mengatakan kedatangan mereka ke PN Sukoharjo hanya ingin mengawal proses persidangan hingga tuntas.

“Aksi belasan warga sekitar rumah korban digelar merupakan spontanitas hanya untuk memberikan support moril kepada keluarga korban. Serta kami yang datang di persidangan ini berharap tersangka dapat dihukum mati,” ungkap Agung saat di konfirmasi di halaman Pengadilan Negeri Sukoharjo, Senin (14/12/2020).

Di sisi lain, tetangga rumah korban yang berada disebelah utara Endang Riatiningsih, meminta kepada aparat penegak hukum agar untuk dapat menghukum seberat-beratnya pelaku dengan hukuman mati.

“Kami berserta warga sekitar rumah korban lainnya berharap pelaku dihukum mati. Dikarenakan pelaku pembunuhan sudah tega menghabisi nyawa satu keluarga dengan keji”, ungkap Endang.

Ketiga majelis hakim yang memimpin persidangan yakni M Buchary Kurniata, Ari Prabawa, dan Retno Susetyani dengan agenda pemeriksaan saksi yang berlangsung secara virtual.

Sedangkan Jaksa penuntut umum (JPU) dan saksi yang mengikuti persidangan terkait kasus pembunuhan satu keluarga tersebut dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo.

Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap pelaku HT didakwa telah melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana untuk pasal primer.

Sedangkan pasal subsidernya Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Merampas Nyawa Orang Lain serta Pasal 365 KUHP tentang Pencurian. (Dhiki Prasetyo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *