PSBB Surabaya Jilid 2, Terapkan Sanksi Tegas

detikcyber.com, Surabaya – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 Surabaya Raya resmi diperpanjang hingga 25 Mei mendatang. Pemkot Surabaya melibatkan TNI/Polri bakal lebih mempertegas sanksi bagi pelanggar.

Kepatuhan masyarakat selama PSBB tahap pertama sekitar 60 persen. Saat PSBB jilid 2, pihaknya bakal lebih tegas terhadap 12 protokol kesehatan.

Namun ketika protokol itu diterapkan dengan disiplin, itu dipastikan proses penyebaran dari COVID-19 ini bisa dikendalikan. Karena masih menjumpai ketika orang beli di tempat-tempat umum itu masih berdekatan,” demikian dikatakan Eddy Christijanto Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya di Balai Kota Surabaya, Minggu (10/5/2020).

Pihaknya akan semakin masif turun ke lapangan untuk menegaskan penerapan physical distancing. “Seperti terjun ke pasar, ke toko-toko, pusat-pusat perdagangan untuk kita lebih tegas menerapkan physical distancing di antara pembeli atau pengunjung di lokasi itu,” jelasnya.

Tetapi, pihaknya juga masih menunggu Surat edaran itu berkaitan dengan sanksi yang bakal diterapkan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, berdasarkan rapat evaluasi, Khofifah akan memberikan surat edaran yang ditujukan kepada pihak kepolisian.

Dengan adanya surat itu, kepolisian dapat mengambil langkah-langkah sesuai UU kepolisian, terkait dengan sanksi yang ada di Perwali maupun Pergub.

Sedangkan penindakannya sendiri, Eddy mengatakan, berpatok pada asas kaidah hukumnya dalam Perwali dan Pergub yang lebih banyak berupa sanksi-sanksi administrasi. Akan tetapi, pelanggar PSBB ini juga bisa dikaitkan dengan Pasal 216 KUHP,” pungkasnya. (Rian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *