Polrestabes Surabaya Gelar OpsGab PSBB 171 Orang di Tiga Wilayah Terancam Hukuman 1 Tahun Menanti

detikcyber.com, Surabaya – Untuk menekan Covid-19 dan mengamanatkan Perwali Surabaya tentang PSBB serta UU No 216 KUHP, Polrestabes Surabaya menggelar operasi gabungan untuk mengamankan warga yang masih bandel saat diberlakukan jam malam PSBB. Sebanyak 82 orang yang kena razia langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya menggunakan truk, Sabtu (2/5) malam. Di Mapolrestabes, mereka juga langsung menjalani rapid test.

Setelah menjalani rapid test, ke-82 orang tersebut akan ditahan di Mapolrestabes Surabaya selama 1×24 jam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Anrancam hukuman penjara 1 tahun lantaran melanggar Perwali Surabaya nomer 16 Tahun 2020 tentang PSBB.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan yang berada di lokasi mengatakan bahwa warga yang melanggar PSBB jika test positif akan langsung dirujuk ke RSJ Menur untuk menjalani tes swab. Kalau yang negatif kita teruskan pemeriksaan. Jadi mereka tidak boleh pulang sebelum 1×24 jam. Sudah disiapkan makan sahur, jangan khawatir,” terang Luki di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020) dinihari.

Lebih lanjut Luki menerangkan pelanggar PSBB terancam hukuman penjara maksimal 1 tahun. Karena telah melanggar Perwali Surabaya tentang PSBB serta UU No 216 KUHP. “Diperiksa dulu 1×24 jam, kita punya yurisprudensi ada wilayah tertentu bisa dikenakan pasal 216 KUHP. Itu kena 3 bulan penjara sidangnya online, seperti di Jabar. Kita tunjukkan ke masyarakat Jatim, untuk semuanya agar paham bahwa angka Covid19 sudah tinggi,” tandasnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga berada di lokasi meminta warga Surabaya disiplin dan patuh. Agar PSBB di Surabaya berjalan efektif. “Bila efektif, PSBB tidak diperpanjang,” terangnya.

Selain itu Khofifah mengatakan Surabaya sebagai wilayah yang sangat merah karena jumlah pasien Cocid-19 mencapai 495 orang. Khofifah ingin angka tersebut menurun.

Sementara dalam razia gabungan Polres di 3 wilayah PSBB. Ada 82 orang yang terkena razia di Surabaya. Kemudian di Sidoarjo 24 orang sedang di Gresik ada 65 orang. (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *