Satu PDP Warga Kota Blitar Meninggal, 6 Di Tulungagung

detikcyber.com, Blitar – Mewabahnya virus Corona mengakibatkan seorang wanita berusia 24 tahun warga Kota Blitar yang diketahui datang dari Surabaya, meninggal di RSUD Mardi Waluyo. Dia mengalami gejala klinis Corona. Namun tim medis menyatakan, kematian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ini, karena ada latar belakang penyakit penyerta.

Dilansir detikNews.com, jubir Gugus Tugas covid 19 Pemkot Blitar Muchlis menjelaskan bermula warga Kecamatan Sukorejo itu terdata sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena pulang dari Surabaya pada Senin (23/3/2020). Tiga hari di Kota Blitar, wanita ini kemudian mengeluh demam, batuk dan sesak nafas. Namun memutuskan untuk mengisolasi mandiri di rumahnya pada Kamis (26/3/2020).

Selanjutnya , kondisinya memburuk dan memeriksakan kesehatan ke sebuah rumah sakit swasta di Kota Blitar. Pihak rumah sakit swasta akhirnya merujuknya ke RSUD Mardi Waluyo pada siang harinya.

Setelah dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo statusnya kan jadi PDP ya. Kemudian diambil swab test, tapi malamnya meninggal dunia,” beber Muchlis dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Pihak rumah sakit sempat melakukan serangkaian pemeriksaan. Tim medis menyebut, ada latar belakang penyakit penyerta yang membuatnya meninggal dunia.

“Kalau hasil foto rotgennya, tidak mengarah ke pneumonia. Tapi justru ke bronchitis. Kami sudah kirim swab test tanggal 1 April dan menunggu hasilnya gimana. Semoga saja memang bukan Corona,” tegasnya.

Sampai Kamis (2/4/2020) pukul 14.15 WIB, gugus tugas Covid 19 Pemkot Blitar merilis data sebanyak 13 Orang Tanpa Gejala (OTG). 567 ODR dan 128 ODP. Dengan rincian sebanyak 39 orang telah usai masa isolasi mandiri dan 90 orang masih dalam pemantauan.

Sementara warga yang positif satu, pejabat Kemenag Kabupaten Blitar, warga Kecamatan Sukorejo. Dan satu PDP balita warga Kecamatan Sananwetan, sudah dinyatakan sembuh.

Secara terpisah, sesuai data di Gugus Tugas Covid 19 Tulungagung, jumlah ODP mencapai 726 orang, sedangkan PDP 44 orang, dengan rincian 14 dirawat, 24 pulang dan enam pasien meninggal dunia. Sedangkan satu orang dinyatakan positif corona. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *