Curi 91 Pohon Nekat Tabrak Polisi Saat Ditangkap

detikcyber,com, Trenggalek – Polres Trenggalek berhasil menangkap seorang anggota sindikat pelaku pencurian kayu hutan. Saat penangkapan sempat terjadi insiden kejar-kejaran, bahkan pelaku nekat menabrak polisi yang sedang menghadang.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menerangkan pelaku yang telah diamankan diantaranya, PN (32) Warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Trenggalek dan tiga masih DPO. Begitu juga barang bukti yang ikut diamankan satu unit truk dan 91 gelondong kayu pinus.  Mereka melakukan pembalakan di kawasan hutan negara yang di kelola Perhutani,” jelas Jean Calvin S, Selasa (24/12/2019).

Calvijn secara detail menerangkan, penangkapan tersangka dilakukan di jalur Kampak-Munjungan. Saat hendak melakukan penangkapan, tersangka yang mengendarai truk AG 8857 UY nekat melawan petugas dengan tancap gas menabrak anggota polisi yang menghadang menggunakan sepeda motor,” bebernya.

Lokasi pencurian yang berada di petak 33 A kawasan hutan Sumberbening, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko tersebut menjadi salah satu titik yang paling rawan tindak pidana pembalakan liar. Mengingat lokasinya terpencil dengan akses yang relatif sulit.

“Setelah pohon itu dipotong dari kawasan hutan, selanjutnya dilangsir ke pinggir jalan ini dan kemudian diangkut menggunakan truk untuk dibawa ke rumah pengusaha yang memesan,” imbuh Calvijn.

Dari 91 gelondong kayu pinus yang dicuri, sebagian telah diangkut menggunakan truk. Sedangkan sisanya masih berada di lokasi hutan. Untuk mengelabuhi petugas keamanan, pelaku mengangkut kayu pada malam hari.

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lain yang kabur termasuk pengusaha yang diduga sebagai pemesan kayu sekaligus penyandang dana.

Sementara itu Andy Iswindarto Wakil Administratur Perhutani wilayah Kediri Selatan, membenarkan adanya kasus pembalakan tersebut. Puluhan gelondong kayu yang dicuri rata-rata telah berusia lebih dari 30 tahun dengan diameter 30-40 sentimeter. “Pohon pinus ini masih aktif disadap getahnya,” kata Andy.

Menurunya, wilayah hutan Sumberbening tersebut menjadi salah satu lokasi yang paling rawan pencurian. Bahkan selama beberapa tahun terakhir tercatat telah terjadi lima kali kasus serupa.

Akibat perbuatannya kini tersangka diamankan di Polres Trenggalek dan dijerat pasal pasal 83 UURI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun penjara. (Edsis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *