Kades dan Bendahara Diduga Korupsi Dana Desa Rp 1,15 M Jadi Tersangka

detikcyber.com. Kulon Progo – Meski sudah banyak Kepala desa yang dijebloskan ke penjara lantaran korupsi dana desa, namun tak membuat ciut nyali kades satu ini.

Hari ini Kepala Desa BangunciptoKulon Progodan Bendaharanya jadi tersangka terkait dugaan korupsi dana desa sebesar Rp 1,15 miliar. Tim penyidik dari Kejari Kulon Progo melakukan penggeledahan di Balai Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo dan menyita sejumlah dokumen penting.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidaus) Kejari Kulon Progo, Noviana Permanasari mengatakan, “Rabu kami dari tim penyidik Kejari Kulon Progo melakukan giat berupa penggeledahan di Kantor Balai Desa Banguncipto,” katanya kepada wartawan usai penggeledahan, Rabu (4/12/2019).

“Kami geledah sejumlah dokumen terkait penggunaan APBDdes yang berasal dari dana desa maupun dari ADD, maupun dari PAD dan pihak ketiga lainnya,” sambungnya.

Selain itu, penyidik juga meminta LPJ, dokumen APBDes dan SPP serta SPM dari tahun 2014 hingga tahun 2018 kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Banguncipto. Namun, untuk SPP dan SPM, penyidik hanya menemukan beberapa saja,” terang Noviana.

“Dari dokumen kami minta, berupa LPJ tahun 2014-2018, dokumen APBDes murni maupun perubahan tahun 2014-2018, kemudian ada juga berupa SPP dan SPM, itupun tidak lengkap. Karena kami hanya temukan yang tahun 2018 dan hanya beberapa, untuk SPM SPP tahun 2014-2017 tidak ada di ruang bendahara,” pungkasnya.(Wira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *