Akhirnya KPK Tahan Jaksa Tim Pengawal Anggaran

detikcyber.com, Jakarta – Pasca melakukan pemerikasaan secara intensif, akhirnya KPK resmi menahan jaksa Kejari Yogyakarta, Eka Safitra. Eka Safitra keluar dari ruang pemeriksaan memakai rompi tahanan KPK dengan tangan diborgol (20/8/2019)..

Tersangka lain yaitu Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana selaku penyuap terlebih dahulu keluar dari pemeriksaan. Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan Gabriella dan Eka ditahan di rutan yang berbeda.

Kedua tersangka ditahan selama 20 hari pertama dalam penyidikan kasus suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta TA 2019, yaitu, ESF (Eka Saiftra) ditahan di Rutan Cabang KPK (C1) dan GYA (Gabriella Yuan Ana) ditahan di Rutan Cabang KPK (K4),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Terkait kasus ini, total ada 3 orang tersangka yakni jaksa Eka Safitra dan Satriawan Sulaksono sebagai penerima gratifikasi. Satu orang tersangka lainnya Gabriella Yuan Ana.

Kasus gratifikasi ini terkait dengan lelang pekerjaan rehabilitasi saluran air hujan di Jl Supomo Yogyakarta dengan pagu anggaran Rp 10,89 miliar. Proyek infrastruktur ini dikawal tim TP4D dari Kejari Yogyakarta, yang salah satu anggotanya adalah Eka Safitra dari Kejari Yogyakarta.

KPK menduga kedua jaksa tersebut membantu Dirut PT Manira Arta Rama Mandiri, Gariella untuk mengikuti lelang proyek di Dinas PUPKP. Dari bantuan ini, jaksa Eka dan Satriawan mendapat fee sebesar Rp 100,870 juta pada 15 Juni 2019 dan Rp 110,870 juta pada 19 Agustus. Saat ini Satriawan yang belum terangkap KPK meminta untuk menyerahkan diri. (dido)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *