PELAKU PENCEMARAN NAMA BAIK PERGURUAN PENCAK SILAT DICIDUK POLISI BLITAR

detikcyber.com, BLITAR – Peristiwa tentang penghinaan atau pencemaran nama baik kepada kedua organisasi yaitu perguruan pencak silat IKSPI Ranting Kesamben dan Pencak Silat PSHT Ranting Kesamben melalui postingan di media sosial Facebook yang diposting oleh Akun “Huda Riyan Nandas”,  sebagaimana Pasal 45A ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE telah menyeret HUDA RIYAN NANDAS, Lk, tmpt tgl lahir 12 januari 1997, agama kristen, swasta, alamat dsn. Plampangan rt. 04/02 ds. Jugo kec. Kesamben kab. Blitar.

Yang menjadi korban dari pencemaran nama baik tersebut adalah Kedua Organisasi yaitu Perguruan Pencak Silat PSHT dan IKSPI Blitar.

Awal mulanya terdapat postingan di media sosial Facebook yang diposting oleh Akun “Huda Riyan Nandas” pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 sekira jam 04.14 WIB yang  mana postingan tersebut berisi penghinaan atau pencemaran terhadap kedua organisasi perguruan pencak silat yaitu IKSPI Ranting Kesamben dan Pencak Silat PSHT Ranting Kesamben.

Adapun penghinaan yang dilakukan oleh akun tersebut berupa kalimat sbb : “IKSPI Samben : Ikatan Kera Tolol Goblok (gambar jari tengah). “PSHT Samben : Persaudaraan Setia Hati Ke Tempek (gambar jari tengah)” “Lek ra TRIMO omong o cok. Aq ra wedi kro raimu kabeh. Podo mangan e sego ae ra wedi aku cok kro dapuranmu (gambar jari tengah dan kepalan tangan) “.

Pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 jam 18.00 WIB saudara H R N als AGAM alias GAMBLONG, Lk, 22Th,alamat Dsn. Plampangan Rt 04 Rw. 02 Ds. Jugo Kec. Kesamben Kab. Blitar didatangi oleh pihak yang mengaku anggota organisasi IKSPI yg kemudian oleh anggota tersebut Sdr. HRN dibawa ke Polsek Kesamben dan pada saat di Polsek Kesamben datang lagi beberapa orang anggota dari PSHT.

Melihat situasi di Polsek Kesamben terdapat banyak orang dari anggota pencak silat PSHT dan IKSPI selanjutnya dengan di kawal oleh Polsek Kesamben perwakilan dari kedua pencak silat dan Sdr. HUDA RIYAN NANDAS tersebut dibawa ke mapolres Blitar guna proses hukum lebih lanjut.

Turut disita barang bukti HP Merk Samsung, Bukti Scrin shoot Postingan Penghinaan di FB akun Huda Rian Nandas.

Saat ini pihak polisi telah melengkapi mindik, melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan penyitaan barang bukti lainnya. (hms/polres/VDZ).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Exiting Little Pharma | VHS MIDNIGHT STYLE | Cyber Dream Records where can u buy steroids can you really buy anabolic steroids online, buy dianabol blue hearts uk - heroes past and present HSA warns about 2 'health' products that contain steroids, dangerous steroids usa online 'pharma bro' martin shkreli denied release from prison to work on coronavirus cure